Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Maniamolo Fest 2026 Resmi Dibuka, Nias Selatan Tampilkan Warisan Budaya untuk Dunia

Johan Panjaitan • Minggu, 14 Juni 2026 | 22:45 WIB
Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia didampingi Wabup Ir. Yusuf Nache saat membuka Maniamolo Fest. (Eriusman Duha/Sumut Pos)
Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia didampingi Wabup Ir. Yusuf Nache saat membuka Maniamolo Fest. (Eriusman Duha/Sumut Pos)

 

NISEL, Sumutpos.jawapos.com – Dentuman fondrahi dan prosesi orahu mengawali pembukaan Maniamolo Fest 2026 di Desa Adat Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Minggu (14/6/2026). Festival budaya kebanggaan masyarakat Nias Selatan itu resmi dibuka oleh Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia didampingi Wakil Bupati Yusuf Nache, sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga 21 Juni mendatang.

Pembukaan festival dilakukan secara simbolis melalui pemukulan fondrahi bersama para tamu undangan, menghadirkan suasana sakral yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Nias Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Sokhiatulo Laia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Hilisimaetano, panitia pelaksana, komunitas budaya, sponsor, dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan festival tersebut.

Baca Juga: Bupati Baharuddin  Siapkan Solusi Irigasi untuk Selamatkan 200 Hektare Lahan Pertanian

Menurutnya, Maniamolo Fest bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang bersama untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nias Selatan kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman.

"Festival ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan, kecintaan terhadap budaya, dan komitmen masyarakat dalam menjaga warisan leluhur. Maniamolo Fest adalah panggung untuk menunjukkan bahwa budaya Nias Selatan tetap hidup, terpelihara, dan mampu berkembang tanpa kehilangan jati dirinya," ujar Sokhiatulo.

Ia mengungkapkan rasa bangga karena Maniamolo Fest 2026 telah masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN), sebuah pengakuan nasional yang menunjukkan bahwa budaya Nias Selatan memiliki nilai tinggi dan layak menjadi kebanggaan Indonesia.

Mengusung tema "Menjaga Warisan, Membangun Masa Depan", festival tahun ini dinilai memiliki makna strategis. Tema tersebut mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai luhur peninggalan leluhur sekaligus menjadikannya sebagai modal sosial dan budaya dalam membangun daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

"Warisan budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus menjadi kekuatan dalam membangun masa depan. Nilai-nilai yang diwariskan leluhur dapat menjadi fondasi dalam menciptakan kemajuan daerah," katanya.

Selama sepekan pelaksanaan festival, masyarakat dan wisatawan akan disuguhi beragam atraksi budaya khas Nias Selatan. Mulai dari tari Fa'orasa, Fadaya Harimao, perang teatrikal, atraksi lompat batu yang mendunia, hingga pameran budaya dan kegiatan ekonomi kreatif yang melibatkan pelaku UMKM lokal.

Berbagai pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda sekaligus media promosi wisata yang efektif untuk menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga: Zulhas Minta Kader PAN Menangkan Dedy Irawan ke Senayan

Bupati berharap Maniamolo Fest mampu menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap identitas budayanya serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kami berharap festival ini semakin meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Nias Selatan," ujarnya.

Secara khusus, Sokhiatulo juga berpesan kepada generasi muda agar tidak melupakan akar budayanya. Di tengah derasnya arus globalisasi, menurutnya, budaya lokal justru menjadi kekuatan yang membedakan dan memperkuat identitas masyarakat Nias Selatan.

"Jangan pernah merasa malu menjadi bagian dari budaya Nias Selatan. Budaya inilah yang menjadi kekuatan dan identitas kita. Pelajari, cintai, dan lestarikan agar tetap hidup dari generasi ke generasi," pesannya.

Pembukaan Maniamolo Fest 2026 turut dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan, perwakilan DPRD Nias Selatan, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Mentawai, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pimpinan OPD, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Dengan masuknya Maniamolo Fest ke dalam kalender Karisma Event Nusantara dan semakin besarnya perhatian terhadap potensi budaya Nias Selatan, festival ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi daerah sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.(eri/han)

Editor : Johan Panjaitan
#maniamolo #fest #warisan #budaya #nias selatan