LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com- – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di kawasan PJ Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 17.31 WIB.
Tabrakan keras yang melibatkan sepeda motor Honda Supra dan Honda Verza merah itu merenggut nyawa seorang pelajar SMP, sementara empat orang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Revan, pelajar SMP Negeri 1 Kotapinang yang baru akan memasuki kelas VIII. Remaja tersebut diduga mengalami luka berat akibat benturan keras saat kedua sepeda motor bertabrakan dari arah berlawanan.
Benturan yang terjadi di salah satu jalur utama penghubung Sumatera itu sempat memicu kemacetan panjang. Kendaraan dari dua arah harus melambat karena posisi kedua sepeda motor dan para korban berada di badan jalan.
Baca Juga: Kemenhaj Usulkan BPIH 2027 Rp107,3 Juta, Jamaah Cukup Bayar Sekitar Rp42 Juta
Di tengah situasi tersebut, warga sekitar mengaku harus bergerak cepat memberikan pertolongan karena petugas kepolisian belum tiba di lokasi sesaat setelah kecelakaan terjadi.
Sejumlah warga kemudian mengevakuasi korban ke tepi jalan untuk menghindari kemacetan semakin parah sekaligus memberikan pertolongan awal sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.
Salah seorang warga, H.HR (52), mengaku kecewa dengan lambatnya kehadiran petugas lalu lintas.
"Kenapa lama sekali petugas Satlantas datang. Kalau kami tidak segera mengangkat para korban ke mobil, kami tidak tahu apa yang akan terjadi," ujarnya.
Menurut warga, jenazah korban akhirnya dievakuasi menggunakan kendaraan pribadi sebelum proses penanganan lebih lanjut dilakukan.
Sementara itu, empat korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai identitas maupun kondisi terbaru para korban.
Baca Juga: Jerhemy Owen Tebang 10 Hektare Sawit Ilegal di Aceh Tamiang, Kembalikan Fungsi Hutan Lindung
Saat dikonfirmasi, pihak Satuan Lalu Lintas Polres Labuhanbatu Selatan melalui AKP Yustina SH disebut menyampaikan akan menuju lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan warga, petugas baru tiba beberapa waktu setelah proses evakuasi awal dilakukan masyarakat.
Kapolsek Torgamba AKP Sunipan Gurusinga juga belum memberikan tanggapan saat dihubungi untuk dimintai keterangan.
Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kronologi kecelakaan, penyebab pasti tabrakan, maupun identitas lengkap seluruh korban. Aparat masih diharapkan menyampaikan hasil penyelidikan setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai dilakukan. (mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan