PALUTA, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) memberikan apresiasi kepada 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang dinilai aktif dan berkomitmen dalam pelaporan serta pengembangan inovasi daerah.
Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis dalam apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Paluta, Senin (24/8/2026). Apresiasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong inovasi agar tidak berhenti sebagai program administratif, tetapi benar-benar memberi dampak terhadap kualitas pelayanan publik.
Penyerahan piagam dilakukan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bangun Parlaungan, SE., MM, bersama Asisten III Bidang Administrasi Umum, Eva Sartika Siregar, S.H., M.Kn. Keduanya mewakili Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si.
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kolom Abu Capai 250 Meter, Status Masih Siaga
Komitmen jajaran perangkat daerah tersebut turut mengantarkan Paluta meraih Indeks Inovasi Daerah Tahun 2025 sebesar 49,26 dengan kualifikasi predikat “Inovatif”.
Inovasi Harus Menjadi Budaya Kerja
Asisten II Bangun Parlaungan menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi pemicu untuk memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, inovasi tidak boleh sekadar dibuat untuk memenuhi kebutuhan pelaporan, tetapi harus hadir dalam aktivitas kerja dan menghasilkan perubahan yang dirasakan masyarakat.
“Inovasi harus terus menjadi budaya kerja di setiap OPD agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, cepat, dan berkualitas,” tegas Bangun saat memberikan arahan dalam apel.
Ia mendorong setiap perangkat daerah untuk terus membaca persoalan di lapangan dan menghadirkan solusi yang relevan. Dengan begitu, inovasi tidak hanya menjadi ukuran kinerja birokrasi, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah.
Sementara itu, Asisten III Eva Sartika Siregar mengapresiasi kinerja OPD dan UPTD yang telah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan berbagai terobosan.
Menurutnya, penghargaan tersebut seharusnya tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi, tetapi menjadi energi baru bagi perangkat daerah lainnya untuk berlomba menghadirkan inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Baca Juga: Fulham vs Chelsea: Reuni Eks Real Madrid, Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa Adu Strategi
“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus melahirkan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Padang Lawas Utara,” ujarnya.
Layanan Publik dan Kesehatan Jadi Fokus
Sebanyak 11 instansi menerima penghargaan atas kontribusi mereka dalam pengembangan inovasi daerah. Program yang dihadirkan mencakup berbagai sektor, dengan pelayanan publik dan kesehatan masyarakat menjadi salah satu perhatian utama.
Sejumlah dinas teknis tercatat sebagai penerima apresiasi, yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB), serta Dinas Pemuda dan Olahraga.
Selain itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) turut memperoleh penghargaan. Enam UPTD Puskesmas juga menerima apresiasi melalui inovasi yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting.
Baca Juga: Neuer Lewati Rekor Trofi Muller, Kini Jadi Pemain Jerman dengan Gelar Terbanyak
Kehadiran sektor kesehatan dalam daftar penerima penghargaan menunjukkan bahwa inovasi daerah tidak hanya berkutat pada urusan administrasi pemerintahan, tetapi juga diarahkan untuk menjawab persoalan konkret yang dihadapi masyarakat.
Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan para pimpinan OPD, kepala UPTD, serta ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara. (mit/han)
Editor : Johan Panjaitan