Plt Kadis PUTR Langkat Perkuat Kolaborasi dengan Pelaku Jasa Konstruksi

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 10:30 WIB

Plt Kadis PUTR Langkat, Arie Ramadhany saat menerima audiensi dari pelaku jasa konstruksi. (Istimewa/Sumut Pos)
Plt Kadis PUTR Langkat, Arie Ramadhany saat menerima audiensi dari pelaku jasa konstruksi. (Istimewa/Sumut Pos)

 

STABAT, Sumutpos.jawapos.com – Pembangunan infrastruktur tidak hanya membutuhkan perencanaan dan anggaran, tetapi juga sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Hal inilah yang didorong Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Langkat, Arie Ramadhany, melalui penguatan komunikasi dengan para pelaku jasa konstruksi.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan bersama Ketua Kadin Langkat dan sejumlah pelaku usaha serta kontraktor. Pertemuan itu merupakan tindak lanjut surat Asosiasi Kontraktor Langkat Bersatu terkait permohonan audiensi dan silaturahmi dengan jajaran Dinas PUTR Langkat.

Pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari tindak lanjut Forum Kadin yang sebelumnya digelar di Ruang Pola Bupati Langkat, Jumat (28/8/2026). Forum itu mempertemukan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan, dengan Kadin sebagai wadah konsolidasi organisasi jasa usaha dan sektor perekonomian.

Baca Juga: NasDem Dorong RDP CSR Karo Dipercepat, Golkar Masih Bungkam soal Pansus

Dalam audiensi, Arie berdialog langsung dengan para pelaku jasa konstruksi. Berbagai masukan dan aspirasi disampaikan, sekaligus menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

Arie menilai komunikasi yang sehat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dan membutuhkan masukan dari para pelaku usaha yang terlibat langsung dalam sektor konstruksi.

“Komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim usaha jasa konstruksi yang sehat, profesional dan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujar Arie, Jumat (4/9/2026).

Ia menegaskan, ruang dialog antara pemerintah dan pelaku usaha perlu terus dibuka agar berbagai persoalan di lapangan dapat dikomunikasikan secara konstruktif.

“Silaturahmi dan komunikasi seperti ini penting. Pemerintah membutuhkan masukan dari para pelaku usaha agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan semakin baik,” sambungnya.

Baca Juga: Diupah Rp30 Juta Antar Sabu ke Jakarta, Pria Ditangkap di Bandara Kualanamu

Arie juga mempersilakan para pelaku jasa konstruksi menyampaikan aspirasi maupun masukan sepanjang dilakukan sesuai koridor hukum dan ketentuan yang berlaku.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga profesionalisme dan mengikuti aturan yang ada. Kita ingin pembangunan di Langkat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Arie, sinergi pemerintah dan pelaku usaha bukan sekadar persoalan hubungan kerja, melainkan bagian dari upaya membangun tata kelola pembangunan yang lebih terbuka, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi antara Dinas PUTR Langkat dan pelaku jasa konstruksi. Dengan komunikasi yang terbangun secara terbuka, berbagai masukan dari dunia usaha dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang lebih efektif di Kabupaten Langkat.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
infrastruktur putr langkat jasa konsktruksi kolaborasi