Imigrasi Medan Jadi Lokus Pembelajaran Kinerja PKA LAN II

Juli Rambe • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 12:49 WIB
BERSAMA: Kepala Kantor Imigrasi Medan, Uray Avian berfoto bersama peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja LAN RI Tahun 2026, Kamis (3/9). (Dok: Imigrasi Medan)
BERSAMA: Kepala Kantor Imigrasi Medan, Uray Avian berfoto bersama peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja LAN RI Tahun 2026, Kamis (3/9). (Dok: Imigrasi Medan)

 

MEDAN, SUMUT POS- Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan menjadi lokus kunjungan studi lapangan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja LAN RI Tahun 2026, Kamis (3/9). 

Kunjungan ini menjadi ruang bagi peserta untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan organisasi, kinerja, inovasi, hingga pelayanan publik yang diterapkan di lingkungan Imigrasi Medan.

Sebanyak 20 peserta bersama tiga orang penyelenggara hadir dalam kunjungan tersebut. 

Baca Juga: Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Layanan Kesehatan Gratis di Labura

Pemilihan Imigrasi Medan sebagai lokus pembelajaran tidak terlepas dari capaian Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang telah diraih, sekaligus komitmen untuk menjaga kualitas pelayanan publik dan mendorong pengembangan inovasi di lingkungan organisasi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Uray Avian, menyambut kedatangan rombongan dan membuka ruang bagi para peserta untuk menggali informasi mengenai praktik kerja yang diterapkan di Imigrasi Medan. Ia mendorong peserta memanfaatkan kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung berbagai perubahan dan perkembangan yang telah dilakukan.

“Silakan sambil mencari data, sambil melihat perubahan yang ada di sini. Mudah-mudahan apa yang didapat selama di Medan bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujar Uray. 

Kepala Bagian Umum Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja LAN RI, Edy Saputra, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut diarahkan untuk melihat secara lebih dekat kinerja organisasi, tata laksana, standar pelayanan, serta kualitas pelayanan publik yang diterapkan di Imigrasi Medan.

Menurutnya, predikat WBBM menjadi salah satu gambaran bahwa pembangunan zona integritas tidak berhenti pada pencapaian predikat, tetapi harus terus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan.

“Kami ingin belajar dari praktik yang sudah dilakukan di sini, terutama bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan setelah mendapatkan predikat WBBM. Yang kami harapkan bukan sekadar meniru inovasinya, tetapi mengambil semangatnya, bagaimana membangun integritas, memberikan kemudahan pelayanan, melakukan digitalisasi, dan terus mendorong inovasi,” kata Edy.

Bagi peserta PKA yang dipersiapkan sebagai pemimpin di lingkungan organisasinya masing-masing, pembelajaran tersebut diharapkan dapat menjadi lesson learnt yang tidak berhenti pada kunjungan. Praktik baik yang ditemukan dapat menjadi referensi untuk dikembangkan sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, dan tantangan pada instansi masing-masing.

Ketua Angkatan PKA Angkatan II Tahun 2026, Yanuar, turut menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran rombongan di Imigrasi Medan menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memperoleh perspektif langsung mengenai pengelolaan organisasi dan pelayanan publik. 

Melalui pertukaran pengetahuan tersebut, praktik yang telah berjalan diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk memperkuat kinerja organisasi, membangun budaya inovasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif dan mudah diakses masyarakat. (rel/ram)

 

Editor : Juli Rambe
imigrasi kualanamu pka Imigrasi medan