Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Dinas Pariwisata Medan Gencar Promosi ke Negara Tetangga

Admin-1 Sumut Pos • Senin, 22 Januari 2018 | 11:09 WIB
Photo
Photo
Photo
Photo
Keindahan Danau Toba.

SUMUTPOS.CO - Dinas Pariwisata Kota Medan siap membuka kerja sama dengan semua pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan potensi wisata yang ada di Medan. Terutama, dalam hal meningkatkan jumlah wisatawan domestik dan mancanegara, sesuai program yang dicetuskan Kementrian Pariwisata.


"Pertama sekali kita bicara tentang tantangan di dunia pariwisata Kota Medan yang semakin tinggi. Sehubungan penetapan Danau Toba oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu kawasan strategis destinasi wisata dunia. Apalagi ada keinginan menjadikan Danau Toba sebagai Monaco of Asia," tutur Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono kepada Sumut Pos, Minggu (21/1).


Seiring itu, lanjut dia, pembenahan infrastruktur seperti jalan tol terus berjalan dalam rangka memudahkan wisatawan menuju lokasi destinasi wisata Danau Toba. Kemudian, keseriusan pemerintah atas rencana ini diwujudkan melalui pembentukan Badan Otoritas Kawasan Danau Toba.


“Nah, dari fakta yang ada tersebut Kota Medan tentu tidak lagi disinggahi oleh wisatawan. Sebab, bandara sekarang juga berada di wilayah Deliserdang. Lalu ada Bandara Silangit yang semakin mempermudah wisatawan menuju kawasan Danau Toba," katanya.


Lantas dengan sejumlah tantangan itu bagaimana strategi Dinas Pariwisata Medan menarik minat wisatawan ke kota ini? Agus menerangkan, potensi dan kearifan lokal menjadi salah satu solusinya. Selanjutnya gencar melakukan program ataupun kegiatan berupa promosi kepariwisataan tentang Medan, kepada negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura bahkan Thailand.


"Ya, kita berupaya setiap kegiatan yang kita buat dihubungkan dengan negara-negara tetangga. Potensi ini harus kita manfaatkan dengan maksimal, sehingga branding Kota Medan selalu terdengar sampai ke negara luar, paling tidak di lingkup ASEAN dulu," kata mantan Kabag Aset dan Perlengkapan Setdako Medan ini.

Beragam kalender even tahun ini telah disusun apik dinas tersebut. Yakni seperti "Pesona Calorful Medan", "Medan Tourism Video Contest", "Colorful Medan Carnaval", "Medan Kulinary Festival", Medan Tourism Destination Fotography & Heritage Sketch Contest, "Medan-Belawan Manggrove Forest Festival", dan "Gelar Melayu Serumpun (GeMes)".


Agus menyebutkan, kegiatan di 2018 ini dipadukan pihaknya dari kalender even tahun sebelumnya dengan hal-hal yang baru. "Untuk GeMes kan sudah kita luaskan gaungnya mulai 2017. Kita mengundang tiga negara serumpun di ASEAN. Tahun ini gaung tersebut akan lebih menarik lagi kita lakukan. Sementara kegiatan Medan Belawan Manggrove Forest Festival, di tahun lalu juga sudah kita wacanakan kepada beberapa negara tetangga. Kita akan coba tawarkan suasana alam manggrove di Belawan, sebagai cara memikat wisatawan datang ke kota ini," papar dia.


Mengenai waktu pelaksanaan, pihaknya akan menyesuaikan hal tersebut dengan even-even yang berlangsung di sejumlah negara serumpun tersebut. Sehingga gaung dan acaranya bisa benar-benar mengundang minat wisatawan domestik dan mancanegara mengikuti kegiatan dimaksud.


"Kami juga siap membuka kerja sama dan duduk bersama dengan pemerintah provinsi, dalam upaya bersinergi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik ke Medan dan Sumut. Dengan menyatukan persepsi dan tujuan tersebut, tentu akan lebih mudah merealisasikan program kerja di bidang kepariwisataan yang telah kita canangkan," pungkasnya. (prn/ila) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#Dinas Pariwisata Kota Medan #pariwisata danau toba