Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ternyata, Uang Rp5 Juta Bisa Jelajah Hong Kong Lhooo

Juli Rambe • Selasa, 30 September 2025 | 20:00 WIB
Pemandangan Kota Hong Kong saat malam hari, dilihat dari Sky Terrace di Victoria Peak. (Dok: Juli Ramadhani Rambe/Sumut Pos)
Pemandangan Kota Hong Kong saat malam hari, dilihat dari Sky Terrace di Victoria Peak. (Dok: Juli Ramadhani Rambe/Sumut Pos)

 

SUMUT POS- Kota Hong Kong yang merupakan negara bagian dari Negara China sudah terkenal dengan gaya hidup modernnya, tak heran bila kota yang dikelilingi Laut China Selatan ini menjadi incaran bagi para turis.

Bagi para pemula, mendengar kata Hong Kong mungkin akan berpikiran biaya mahal, mengingat wilayah khusus administratif China ini menjadi pusat perekonomian dunia setelah New York dan London.

Ternyata, mengeksplor Hong Kong tidak semahal yang ada di pikiran kita lhooo. Dengan badget yang ramah kantong, berbagai destinasi wisata Hong Kong pun dapat dijelajahi.

Gak percaya? Ini rincian dengan uang Rp5 juta dapat melihat berbagai pemandangan Hong Kong.

1. Sky Terrace

Tidak afdol rasanya bila ke Hong Kong tanpa menikmati suasana kota di ketinggian, terutama saat sore maupun malam hari.

Nah, untuk menikmati gedung- gedung pencakar langit Hong Kong, Kamu harus ke Sky Terrace yang terletak di kawasan elit, Victoria Peak. 

Harga tiket masuk ke Sky Terrace 428 di Victoria Peak, Hong Kong, sekitar 75 HKD (sekitar Rp 140.000) untuk dewasa dan 38 HKD (sekitar Rp 70.000) untuk anak dan lansia. Namun, harga tiket ini bisa lebih murah jika dibeli sebagai paket combo dengan Peak Tram atau melalui platform penjualan tiket seperti Klook Travel atau Traveloka. 

Di Sky Terrace ini juga ada jasa fotografer yang dapat mengarahkan gaya kamu seperti seorang model.

2. Museum M+

Nah, museum M+ ini wajib dikunjungi, kenapa? Karena museum budaya visual global pertama di Asia. 

Mungkin kamu bertanya, apa istimewanya M+.

Jadi, M+ merupakan sebuah museum yang didedikasikan untuk seni visual, desain, arsitektur, dan gambar bergerak dari abad ke-20 dan ke-21. 

Museum ini akan memberikan kita pengetahuan bagaimana perkembangan desain setiap tahunnya. 

Dan yang paling menarik, di M+ juga ada karya anak bangsa, salah satunya pelukis asal Bali. 

Nah, di museum ini tidak melulu berasal dari seniman China, tetapi seluruh dunia. Bahkan, ada desain awal pembangunan bandara di Malaysia lho.

M+ terletak di West Kowloon Cultural District, dengan arga tiket masuk umum ke M+ Museum di Hong Kong adalah HKD120 (sekitar Rp258 ribu) untuk standar dan HKD60 (sekitar Rp129 ribu) untuk konsesi (anak, lansia, mahasiswa, penyandang disabilitas). Tiket ini mencakup akses ke galeri di B2 dan L2, tetapi tidak termasuk Pameran Khusus yang harganya bervariasi. 

Walaupun begitu, akses ke Mediatheque, Grand Stair (kecuali untuk acara berbayar), B1, dan Roof Garden tetap gratis. 

3. Avenue of Star

Setelah puas menikmati koleksi di M+, maka kamu hanya perlu berjalan selama 5 menit untuk mendapatkan Avenue of Star Hong Kong.

Di wilayah ini, kamu akan merasakan ketenangan karena pemandangannya yang langsung berhadapan dengan laut. 

Avenue of Star ini menjadi ikon Hong Kong, karena di sini ada cap tangan para artis- artis Hong Kong seperti Andy Lau, Jacky Cheung dan banyak lagi.

Nah, saat sore hari, pada umumnya warga Hong Kong sering menghabiskan waktu di sini, ada yang berkumpul, olah raga, bersepeda dan lainnya.

Wilayah ini juga dikenal sebagai taman seni di Hong Kong lhooo.

4. Disneyland Hong Kong

Benar sekali, kamu harus menjelajah Disneyland Hong Kong. Ya, karena di Hong Kong ada satu wahana yang tidak ada di Disneyland lainnya. Yaitu, wahana Mystic Manor. Penasaran sama wahana ini? Cusss ke Disneyland Hong Kong.

Untuk tiket masuknya sebesar HKD700 atau sekitar Rp1,5 juta dan paket puas bermain di lebih dari 30 wahana yang ada di Disneyland Hong Kong.

5. Kawasan Mong Kok

Kawasan ini sangat ramah kantong dan tempat para turis berkumpul. Bahkan anak muda Hong Kong juga terlihat sering nongkrong di kawasan ini.

Keramaian daerah ini juga karena ada Ladies Market, toko sneaker, toko skincare dan hotel badget.

Selain itu, di kawasan ini juga banyak pedagang makanan pinggir jalan, mulai dari makanan khas Hong Kong hingga ala- ala India Arab.

Dan tentu saja, di kawasan ini ada supermarket untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari.

Pada umumnya, supermarket lokal akan tutup pada pukul 10 atau 11 malam. Sedangkan Seven Eleven akan beroperasi 24 jam di kawasan ini.

6. Transportasi Lengkap

Sebagai kawasan yang maju, setiap sudut di Hong Kong memiliki transportasi publik yang sangat ramah kantong. Seringnya, masyarakat setempat menggunakan trem (bus dua tingkat) dan MTR (kereta bawah tanah). Terkadang, ada juga yang menggunakan feri dan taksi.

Sedangkan untuk pembayaran transportasi publiknya, bisa menggunakan e-money bernama Octopus.

Dari satu daerah ke daerah lain di Hong Kong biasanya yang paling murah adalah HKD 3 dan termahal sekitar HKD 20. 

7. Ramah

Untuk diketahui, warga Hong Kong menggunakan bahasa Kanton dalam sehari- harinya. Hanya satu dua orang saja yang bisa menggunakan bahasa Inggris. Tetapi, walaupun begitu, warga lokal sangat menghargai para turis. 

Contohnya, saat warga Hong Kong bertemu dengan turis yang menggunakan bahasa asing, maka mereka akan menggunakan translate dari ponsel. 

Bahkan, mereka tidak segan untuk mengantar turis ke tujuannya lhooo.

8. Penerbangan

Untuk tiket pesawat, kamu bisa pilih sesuai dengan kebutuhan. Dari Medan, bila dilihat dari platform penjualan tiket, ada penerbangan langsung yang transit di Malaysia, ada juga transit di Singapura. Sedangkan dari Jakarta dan Surabaya, ada yang penerbangan langsung setiap harinya ya. (ram)

Editor : Juli Rambe
#HKTB #Jelajah hong kong #Hong kong tourism board #Badget ke hong kong #Discover hong kong