SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Tidak ada yang menyangka pohon buah seukuran kelereng berwarna ungu atau kebiru-biruan mengubah nasib banyak orang di daerah Blitar.
Tanaman dengan buah ungu ini awalnya tidak berguna, buahnya jadi mainann anak-anak. Hingga suatu hari yang menggegerkan tiba-tiba pohon dengan buah bulat berwarna ungu itu diborong orang.
Serasa ketiban durian runtuh, bapak tani tersebut mendapatkan uang sebesar Rp600 Juta Rupiah dari dua pohon yang dimilikinya.
Buah berwarna ungu itu ternyata biji dari pohon Rudraksa alias Genitri. Di Indonesia, terdapat lebih dari 30.000 spesies tumbuhan, namun hanya 200 spesies yang digunakan sebagai bahan baku obat tradisional.
Genitri atau rudraksha adalah salah satu tanaman herbal yang belum banyak dikenal di Indonesia. Namun kini tanaman ini telah mulai dikembangkan di beberapa daerah di Indonesia.
Di wilayah Jawa Tengah genitri mulai dikembangkan bahkan para petani memperoleh penghasilan sampai ratusan juta rupiah dari hasil menjual genitri.
Buah genitri laku dipasaran yang mayoritas di ekspor ke mancanegara, salah satunya ke India karena tanaman ini dianggap air mata Dewa Siwa.
Biji dari buah genitri yang buah luar berwarna ungu atau biru dikupas hingga menjadi sebentuk biji berwarna coklat dan keras.Di India biji tersebut dijadikan tasbih atau aksesoris lainnya.
Genitri (Elaeocarpus sphaericus Schum) adalah tumbuhan berbiji dengan pohon yang dapat mencapai ketinggian 25-30 meter.
Batangnya tegak dan berwarna cokelat, dengan daun bergigi di sepanjang tepinya dan meruncing di bagian ujungnya. Buah genitri berbentuk gandul (bulat dan kecil) dengan diameter sekitar 2 centimeter.
Baca Juga: Pimpinan DPRD Sumut akan Selesaikan Tuntutan Mahasiswa Dalam Waktu 2x24 Jam
Kulit buahnya hijau ketika masih muda dan berubah menjadi biru cerah ketika sudah matang.
Di India, negara yang paling sering menggunakan buah ini, pohon genitri dikenal sebagai rudraksha dan diyakini tumbuh karena tetesan air mata Dewa Siwa jatuh pada tanamannya.
Walaupun genitri tumbuh banyak di Indonesia, buah ini belum banyak dimanfaatkan untuk industri obat, termasuk obat herbal.
Saat ini, pohon genitri digunakan sebagai tanaman hias di tepi jalan, dan kayunya dimanfaatkan dalam industri petukangan sebagai bahan baku alat musik seperti gitar dan piano.
Sementara itu, biji buah genitri sering digunakan sebagai kerajinan tangan atau perhiasan seperti gelang, kalung, dan tasbih. Di India, biji genitri sering dijadikan sesajen dalam upacara.
Meskipun demikian, beberapa penelitian awal di Indonesia telah mengkaji kandungan dan potensi manfaat buah ini untuk kesehatan manusia.
Kulit buah genitri berwarna biru, menunjukkan adanya kandungan zat antioksidan jenis antosianin.
Sayangnya, kandungan antosianin di dalam buah genitri masih lebih rendah dibandingkan dengan buah lain.
Semisal buah anggur, stroberi, cranberi, raspberi, bahkan maqui-beri yang berasal dari keluarga yang sama dengan buah genitri.
Buah genitri mengandung zat metabolit sekunder seperti flavonoid, karbohidrat, protein, tanin, pitosterol, lemak, dan alkaloid. Berdasarkan kandungan ini, genitri dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan.
Manfaat genitri
Berbagai manfaat genitri untuk kesehatan tubuh, antara lain seperti dilansir dari berbagai sumber.
1. Meringankan diare Diare ditandai dengan buang air besar yang encer dengan frekuensi lebih dari tiga kali sehari.
Baca Juga: Staf KBRI Tewas Ditembak, Menlu RI Desak Investigasi Menyeluruh
Banyak hal dapat mengakibatkan diare, salah satu yang cukup sering terjadi adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus maupun Salmonella sp. Jika tidak ditangani secara cepat, diare dapat mengakibatkan dehidrasi.
Namun, efek ini dapat dicegah dengan mengonsumsi banyak cairan. Kandungan flavonoid, alkaloid, dan tanin yang terdapat dalam buah genitri secara teori mampu menghambat pertumbuhan bakteri tersebut sehingga diare tidak bertambah parah.
2. Menormalkan fungsi organ tubuh.
Dalam pengobatan tradisional Hindu, biji buah genitri dipercaya dapat mengontrol fungsi organ tubuh.
Jus buah genitri juga diyakini dapat meredakan stres dan kecemasan, mencegah peradangan di dalam tubuh, meringankan rasa nyeri, dan menurunkan kadar gula darah.
Meskipun demikian, manfaat buah genitri di atas masih perlu dikaji lebih lanjut dan belum bisa dijadikan sebagai obat alternatif pengganti resep dokter.
Di India buah ini sangat disakralkan. Bahkan dijuluki sebagai tanaman perwujudan air mata dewa Shiwa. Buah ini diekspor ke India dijadikan sebagai ritual dan herbal. (sit)
Editor : Redaksi