sumutpos.jawapos.com – Cara kreatif seorang guru Bahasa Bali dalam mengoreksi tugas siswa berhasil mencuri perhatian warganet. Putri Adelia Savitri, yang mengajar di salah satu sekolah dasar di Bali, menjadi viral setelah membagikan hasil koreksi tugas murid yang dihiasi gambar-gambar sederhana dan catatan lucu.
Melansir Instagram @cretivox, Rabu (10/6/2026), dalam setiap lembar tugas, Putri tidak hanya memberikan nilai atau tanda koreksi seperti pada umumnya. Ia juga menambahkan ilustrasi kecil, ekspresi lucu, hingga pesan singkat yang disesuaikan dengan karakter masing-masing siswa. Sentuhan personal tersebut membuat hasil tugas terlihat lebih menarik dan menyenangkan bagi anak-anak.
Awalnya, Putri hanya iseng mengunggah beberapa contoh hasil koreksi tugas ke media sosial. Namun, respons yang diterima jauh di luar dugaan. Unggahannya ditonton jutaan kali dan dibanjiri komentar positif dari warganet, orang tua murid, hingga sesama tenaga pendidik.
Baca Juga: Visa AS Hambat Wasit Terbaik Afrika, FIFA Dikecam soal Penugasan Piala Dunia 2026
Banyak yang menilai metode tersebut mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hangat dan dekat dengan siswa. Tidak sedikit pula yang mengaku terinspirasi untuk menerapkan pendekatan serupa dalam kegiatan belajar mengajar.
Menurut Putri, ide memberikan gambar dan catatan kecil itu muncul dari keinginannya membuat siswa lebih senang saat menerima kembali tugas yang telah diperiksa. Ia ingin anak-anak merasa dihargai atas usaha mereka, terlepas dari tinggi atau rendahnya nilai yang diperoleh.
“Kadang anak-anak lebih memperhatikan gambar atau pesan kecil yang diberikan guru. Dari situ mereka merasa diperhatikan dan lebih bersemangat untuk belajar,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa tujuan utama dari cara tersebut adalah membantu siswa membangun hubungan positif dengan proses belajar. Dengan pendekatan yang lebih ramah dan menyenangkan, ia berharap anak-anak tidak merasa takut ketika melakukan kesalahan dan tetap termotivasi untuk terus berkembang.
Di kolom komentar media sosial, banyak netizen mengaku iri karena tidak pernah mendapatkan pengalaman serupa saat masih bersekolah.
“Kalau dulu guru saya seperti ini, mungkin saya lebih semangat ngerjain PR,” tulis seorang netizen.
Komentar lain berbunyi, “Hal sederhana, tapi dampaknya besar buat anak-anak. Mereka jadi merasa dihargai.”
Ada pula yang menilai pendekatan Putri menunjukkan bahwa menjadi guru bukan hanya soal mengajar materi pelajaran, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan murid.
“Anak-anak pasti senang dapat tugas yang dikoreksi seperti ini. Kreatif dan penuh perhatian,” komentar pengguna lainnya.
Baca Juga: Polres Labusel Rekonstruksi Kematian Wanri Tambak, Tersangka Peragakan 17 Adegan Krusial
Sementara itu, beberapa guru turut membagikan pengalaman mereka dan mengaku terinspirasi untuk menambahkan sentuhan personal saat memberikan umpan balik kepada siswa.
“Terima kasih sudah berbagi ide. Ini bisa jadi cara sederhana untuk membuat anak-anak lebih percaya diri,” tulis seorang guru di kolom komentar.
Kisah Putri menjadi bukti bahwa perhatian kecil dari seorang pendidik dapat memberikan pengaruh besar terhadap motivasi belajar siswa. Kreativitas sederhana yang ia lakukan kini tidak hanya menghibur warganet, tetapi juga menginspirasi banyak guru untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan di kelas.(lin)
Editor : Redaksi