sumutpos.jawapos.com - Wonogiri, Jawa Tengah, resmi mendeklarasikan diri sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso dalam ajang Festival Mi Ayam Bakso 2026. Perhelatan yang digelar di Alun-Alun Giri Krida Bhakti pada 3–4 Juli 2026 tersebut mencatatkan sejarah melalui penyajian 5.555 porsi mi ayam bakso gratis yang berhasil meraih penghargaan Rekor MURI.
Melansir Instagram @cretivox, Kamis (9/7/2026), festival ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Wonogiri untuk memperkuat posisi kuliner lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus penggerak perekonomian masyarakat. Mi ayam dan bakso yang selama ini berkembang luas di Wonogiri dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan, mi ayam dan bakso bukan sekadar makanan favorit masyarakat, tetapi telah menjadi kekuatan ekonomi yang melibatkan banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca Juga: Justin Bieber Gabung BTS, Madonna, dan Shakira di Halftime Show Piala Dunia 2026, Netizen Antusias
Menurutnya, deklarasi Wonogiri sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha kuliner lokal untuk berkembang, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas pasar.
“Mi ayam dan bakso telah menjadi bagian dari identitas Wonogiri. Potensi ini harus terus dikembangkan agar mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah,” ujar Setyo Sukarno.
Festival Mi Ayam Bakso 2026 juga menjadi ruang promosi bagi para pelaku UMKM kuliner untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap sektor kuliner dapat menjadi salah satu kekuatan baru dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Kedungrong Kulon Progo: Bencana Longsor Mengubah Warga Menjadi Mandiri Energi
Penyajian ribuan porsi mi ayam bakso dalam festival tersebut tidak hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan serta apresiasi terhadap kuliner khas yang telah melekat dalam kehidupan warga Wonogiri.
Dengan deklarasi tersebut, Wonogiri ingin menegaskan identitasnya sebagai salah satu pusat pengembangan mi ayam dan bakso di Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya inovasi kuliner lokal yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.(lin)
Editor : Redaksi