sumutpos.jawapos.com - Kisah kehidupan Baskoro, putra dari Sayuti Melik, tokoh yang dikenal sebagai pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mendadak menjadi perhatian publik setelah kondisi dirinya dan sang istri dibagikan melalui media sosial.
Melansir Instagram @lambegosiip, Minggu (12/7/2026), Baskoro diketahui menjalani masa tua bersama istrinya yang juga memiliki latar belakang keluarga tokoh bangsa. Sang istri merupakan cucu dari KH Agus Salim, salah satu pahlawan nasional dan diplomat terkemuka Indonesia.
Dalam unggahan yang beredar, disebutkan bahwa pasangan lansia tersebut kini sama-sama mengalami penurunan kondisi kesehatan. Mereka menjalani hari-hari berdua tanpa kehadiran anak, sehingga kehidupan mereka banyak bergantung pada perhatian orang-orang di sekitar.
Menurut keterangan pengunggah, Baskoro dan istrinya tinggal di kawasan Cipendawa, Rawalumbu, Kota Bekasi. Informasi mengenai tempat tinggal itu disampaikan setelah sejumlah warganet menanyakan keberadaan pasangan tersebut.
Kondisi hunian mereka pun turut menyita perhatian. Rumah yang ditempati Baskoro tampak sederhana dengan ruang yang tidak terlalu luas. Dinding bercat biru terlihat mulai memudar, sementara lantai ruangan hanya beralaskan tikar.
Di dalam rumah, terlihat sejumlah perlengkapan sederhana seperti kipas angin kecil, kardus penyimpanan, serta barang-barang pribadi yang tersusun di sudut ruangan. Tidak banyak perabot mewah, hanya kebutuhan sehari-hari yang menemani kehidupan pasangan lansia tersebut.
Baca Juga: Muslim Harahap : Awasi Pergaulan dan Didik Moral Anak-anak Kita
Kabar mengenai kondisi Baskoro mengingatkan publik pada sosok ayahnya, Sayuti Melik, yang memiliki peran penting dalam sejarah bangsa. Sayuti Melik merupakan tokoh yang mengetik teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 setelah naskah dirumuskan oleh para pendiri bangsa.
Peran tersebut menjadikan nama Sayuti Melik melekat dalam perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia. Namun, kisah kehidupan Baskoro di masa kini menunjukkan sisi lain dari keluarga tokoh sejarah yang menjalani kehidupan secara sederhana.
Unggahan mengenai kondisi Baskoro pun memunculkan banyak perhatian dan simpati dari masyarakat. Banyak warganet mengingatkan pentingnya memberikan perhatian kepada para keluarga pejuang dan tokoh bangsa, terutama mereka yang telah memasuki usia lanjut.
Bagi sebagian masyarakat, kisah Baskoro bukan hanya tentang kehidupan sederhana, tetapi juga menjadi pengingat bahwa jasa besar dalam sejarah bangsa sering kali hadir dari sosok-sosok yang menjalani kehidupan jauh dari sorotan.(lin)
Editor : Redaksi