SUMUTPOS.CO - Apakah kamu pernah ingin tahu, kenapa teman-teman atau saudara dekat yang tiba-tiba menghapus foto profil WhatsApp, Instagram, atau media sosialnya?
Menghapus foto profil pada akun media sosial sering dianggap merupakan orang yang tengah galau atau sedang memiliki masalah.
Nah, apa yang menjadi alasan mereka menghapus foto profilnya untuk sementara Waktu. Dan apakah benar, dia sedang dirundung masalah.
Lalu, apakah benar cara tersebut menandakan orang tengah dirundung masalah? Berikut penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Nah, ada beberapa kemungkinan alasan di balik keputusan mereka menghapus foto profilnya untuk sementara waktu. Dikutip dari berbagai sumber berikut ini alasan mengapa orang sering menghapus foto profil saat sedang galau.
Baca Juga: Ir H Tifatul Sembiring Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Sebagai Perekat
1. Suasana Hati Tidak Menentu
Suasana hati ketika dirundung masalah dianggap tidak menentu. Bahkan, banyak orang bisa menghentikan kebiasaan mereka saat mengalami masalah berat. Mulai dari menghapus foto profil hingga momen-momen di media sosial.
Ilustrasi sedih karena dirundung masalah. Foto: Pexels/Andrea Piacquadiozoom-in-white
Perbesar
Hal ini dianggap lumrah terjadi lantaran ketika mengalami masalah berat maka suasana hati juga dianggap tidak bisa ditebak atau berubah. Dari sinilah muncul pergolakan hati melihat foto-foto bahagia di media sosial hingga kemudian menghapusnya agar merasa lebih nyaman.
2. Kurang Percaya Diri
Mereka tidak percaya diri karena merasa dirinya memiliki kekurangan, dan selalu merasa tidak pantas untuk memasang foto profil karena orang lain memiliki foto profil yang lebih bagus dan menarik dari dirinya.
Kemudian, mereka juga biasanya tidak percaya diri karena takut dikomentari oleh teman-teman kontak WhatsAppnya, mereka takut mendapatkan komentar negatif dari teman-temannya.
3. Takut Disalahgunakan Oleh Orang
Tentu saja alasan ini juga masuk akal dan wajar karena sekarang marak sekali orang mencuri foto seseorang tanpa izin baik itu di media sosial maupun di WhatsApp untuk tujuan yang kurang baik. Mereka takut foto selfi profil WhatsAppnya disebarkan di berbagai plat form sosial media untuk tujuan sexual harassment. Atau, menyalahgunakan foto selfinya di media sosial untuk tujuan penipuan.
4. Mencari Perhatian atau Dukungan
Alasan kedua mengapa orang-orang sering menghapus foto profil saat sedang galau yaitu untuk mencari perhatian atau support dari orang lain.
Saat mereka menghapus foto profilnya, maka ia sedang berharap akan mendapatkan perhatian dari teman-temannya.
Tidak adanya foto profil ini untuk menunjukkan bahwa dirinya sedang tidak baik-baik saja, dan membutuhkan support dari orang-orang sekitar.
5. Tidak Puas dengan Diri Sendiri
Salah satu alasan mengapa orang-orang akan menghapus foto profil saat sedang galau yaitu karena mereka tidak puas dengan diri sendiri.
Mereka merasa ada yang kurang dengan dirinya sendiri sehingga akan lebih baik jika tidak menggunakan foto profil sama sekali. Hal ini biasanya mereka lakukan sebagai bentuk mekanisme coping atau sebagai bentuk untuk melindungi diri.
6. Foto Profil Dianggap Tidak Penting
Bagi sebagian orang, foto profil WhatsApp dianggap tidak terlalu penting karena menganggap semua teman yang sering berinteraksi di WhatsApp sudah kenal satu sama lain dan tidak perlu menunjukan identitas dirinya dengan memasang foto profil. Selain itu, karena aplikasi WhatsApp fungsinya digunakan untuk berinteraksi dan mengirimkan pesan secara online, mereka juga menganggap kalau memasang foto profil di Whatsapp itu tidak wajib hukumnya dan tidak ada aturannya.
7. Ingin Mengontrol Privasi
Menghapus foto profil dapat menjadi tindakan untuk menegaskan privasi dan kontrol atas kehadiran online seseorang. Hal ini memungkinkan seseorang untuk membatasi informasi dan gambar yang mereka bagikan dengan orang lain.
8. Keinginan untuk Menjadi Anonim
Jika merujuk ke fungsi foto profil media sosial, foto profil dapat mewakili identitas, citra diri, dan kepribadian orang tersebut di dunia nyata. Sehingga beberapa orang lebih hati-hati dalam memilih memajang fotonya tau menyebarkan pesan.
Dengan kata lain, beberapa orang menghapus foto profil mereka untuk mempertahankan tingkat anonimitasnya di jagat online, sehingga memungkinkan mereka untuk berinteraksi tanpa mengungkapkan identitas mereka.(bbs/han)