
sumutpos.jawapos.com - Santan adalah bahan makanan ini mengandung lemak jenuh dalam jumlah cukup tinggi. Artinya, jangan berlebihan.
Dengan kata lain, penting memahami batas konsumsi yang aman agar tetap bisa menikmati hidangan bersantan tanpa mengorbankan kesehatan.
Melansir Nutri, Rabu (22/7/2026), santan merupakan hasil perasan daging kelapa yang dicampur air. Bahan ini dikenal mampu memberi tekstur kental sekaligus rasa gurih pada berbagai masakan.
Dalam satu cangkir santan kental, kandungan lemaknya dapat mencapai lebih dari 50 gram dengan kalori sekitar 500 kalori.
Meski memberikan cita rasa gurih yang khas, konsumsi santan berlebihan-terutama santan kental-dapat menimbulkan sejumlah risiko kesehatan.
Berikut risiko konsumsi santan secara berlebihan:
1. Tinggi lemak jenuh
Santan mengandung asam laurat, salah satu jenis lemak jenuh. Lemak ini memang dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL), tetapi juga berpotensi menaikkan kolesterol jahat (LDL) jika dikonsumsi berlebihan.
Dalam jangka panjang, kadar kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
2. Kalori sangat tinggi
Kandungan lemak yang besar membuat santan juga tinggi kalori.



