Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ragam Faktor Penyebab Obisitas pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu!

R
Penulis: Redaksi❯
Ilustrasi, kenaikan berat badan yang berlebihan atau obisitas sejak masa kanak-kanak dapat membawa sejumlah persoalan kesehatan. (pexels.com)
Ilustrasi, kenaikan berat badan yang berlebihan atau obisitas sejak masa kanak-kanak dapat membawa sejumlah persoalan kesehatan. (pexels.com)

Advertisement

sumutpos.jawapos.com - Anak gemuk memang menggemaskan, namun jangan berlebihan hingga obisitas, bahaya!

Melansir Mayo Clinic, Selasa (20/10/2026), ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko anak mengalami obisitas.

Advertisement

Penyebab obisitas itu bukan hanya pola makan dan aktivitas fisik, tetapi juga tidur, stres, faktor genetik dan hormon, riwayat keluarga, serta lingkungan tempat anak tumbuh.

Artinya, tidak semua hal yang berkaitan dengan obesitas pada anak dapat dikendalikan orang tua. 

Riwayat keluarga, perubahan pada gen tertentu, dan kondisi yang berkaitan dengan hormon dapat membuat sebagian anak memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas. 

Lingkungan tempat anak tumbuh juga ikut berpengaruh. Tidak semua keluarga memiliki akses yang sama terhadap makanan segar, supermarket, ruang terbuka, atau tempat yang aman untuk bermain dan beraktivitas. 

Pada kondisi tertentu, makanan yang paling mudah diperoleh justru makanan olahan yang dapat disimpan lebih lama. 

Meski begitu, ada kebiasaan sehari-hari yang tetap bisa dibangun bersama di rumah. Keluarga dapat menerapkan pola makan seimbang dan melakukan aktivitas fisik bersama. 

Orang tua bisa mulai dengan menyediakan pilihan makanan yang lebih beragam, mengajak anak aktif bergerak, membatasi waktu layar untuk hiburan, dan memastikan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup. 

Yang tidak kalah penting, perubahan kebiasaan tersebut sebaiknya tidak membuat anak merasa sedang dihukum karena berat badannya. 

Advertisement

Artikel Terkait

Cegah Obisitas dengan Terong Belanda dan Rasakan Manfaat Lainnya

Cegah Obisitas dengan Terong Belanda dan Rasakan Manfaat Lainnya

Terong Belanda bukan sekadar menyegarkan. Kaya vitamin C, serat, dan antioksidan, buah ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh.

Bicara soal Jantung, Mana Lebih Sehat Antara Jus dan Buah Utuh? Ini Kata Peneliti

Bicara soal Jantung, Mana Lebih Sehat Antara Jus dan Buah Utuh? Ini Kata Peneliti

Buah utuh dinilai lebih baik untuk kesehatan jantung dibandingkan jus. Simak hasil studi terbaru tentang serat dan risiko penyakit jantung.

Ini Perbedaan Nutrisi pada Pisang sesuai Warna dan Kematangannya

Ini Perbedaan Nutrisi pada Pisang sesuai Warna dan Kematangannya

Kenali perbedaan nutrisi pisang berdasarkan warna dan kematangannya, dari hijau hingga berbintik cokelat, serta manfaatnya bagi tubuh.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer