Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Volume Sampah Kota Medan Capai 5.000 Ton Pasca Banjir, Kadis LH : Saat Ini Sudah Melandai

Juli Rambe • Jumat, 12 Desember 2025 | 11:13 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Melvi Marlabayana. (Dok: istimewa for Sumut Pos)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Melvi Marlabayana. (Dok: istimewa for Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Melvi Marlabayana, menyebutkan adanya peningkatan volume sampah di Kota Medan pasca bencana banjir yang terjadi pada 27 November 2025.

Dikatakan Melvi, sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Medan di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan sempat mencapai 5.000 ton perhari. Padahal biasanya, volume sampah yang masuk ke TPA Terjun hanya berkisar 1.100 hingga 1.300 ton perhari.

"Pasca bencana banjir kemarin, volume sampah yang masuk ke TPA Terjun sekitar 5.000 ton perhari. Naik berkali-kali lipat dari biasanya," ucap Melvi Marlabayana kepada Sumut Pos, Jumat (12/12/2025).

Meskipun begitu, kata Melvi, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Saat ini, volume sampah yang masuk ke TPA Terjun sudah melandai.

"Volume sampah sekitar 5.000 ton perhari itu tidak berlangsung lama, hanya sekitar 3 atau 4 hari saja. Setelah itu sudah melandai, sekarang volume sampah yang masuk ke TPA Terjun tinggal sekitar 1.500 ton perhari. Meski belum normal seperti biasanya, tetapi sudah jauh melandai," ungkapnya.

Melvi menerangkan, peningkatan volume sampah di Kota Medan pasca bencana banjir terjadi karena beberapa faktor. Pertama, kondisi bencana banjir pada 19 kecamatan di Kota Medan membuat pengangkutan sampah di kecamatan-kecamatan tersebut menjadi terkendala.

Kedua, volume sampah bukan hanya berasal dari produksi sampah rumah tangga seperti biasanya. Akan tetapi, volume sampah juga meningkat karena banyaknya sampah yang berasal dari perabot rumah tangga yang rusak akibat tergenang banjir.

"Tetapi saat ini kondisi TPA Terjun juga sudah melandai, tumpukan sampah tidak sampai menggunung tinggi, sampahnya sudah kita hamparkan," ujarnya.

Selain itu, Melvi juga mengatakan bahwa saat ini tumpukan sampah pada TPS-TPS yang ada di Kota Medan juga sudah teratasi dengan baik.

"Kita tidak bilang sudah clear seratus persen, tetapi sudah jauh lebih baik. Misalnya TPS di belakang Lottemart di Medan Sunggal, sekarang sampah disana sudah habis diangkut. Kalaupun masih ada, itu sampah-sampah yang baru. Begitu juga dengan TPS-TPS lainnya," katanya.

Melvi memastikan, kedepannya proses pengangkutan sampah oleh pihak kecamatan akan terus berjalan dengan lebih maksimal. Mengingat, masalah persampahan merupakan salah satu faktor pemulihan yang perlu diperhatikan di masa perpanjangan Tanggap Darurat Bencana yang ditetapkan Wali Kota Medan.

"Sejauh ini proses pengangkutan sampah sudah berjalan dengan baik, tidak ada kendala yang berarti. Pengangkutan sampah akan terus ditingkatkan, begitu juga dengan pengelolaannya di TPA," pungkasnya. (map/ram)

 

 

Editor : Juli Rambe
#Kadis LH Medan #sampah di medan