Sumutpos.jawapos.com-Nur Dini Hasanah, mahasiswi Program Studi Ilmu Hukum Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) mengukir prestasi internasional dalam olahraga pencak silat. Ia berhasil meraih medali emas pada Walisongo International Pencak Silat PSHT Championship 2025.
Pencak silat internasional ini digelar di Semarang pada 4–7 September 2025. Kejuaraan ini diikuti dua ribu pesilat dari enam negara. Selain dari Indonesia, pesilat dari Malaysia, Brunai Darussalam, Jepang dan Timor Leste ikut bertarung pada even olahraga bergengsi tersebut.
Unpab dipimpin Dr H Muhammad Isa Indrawan MM selama ini dikenal aktif dan memberi perhatian serius terhadap pembinaan prestasi olahraga raga mahasiswanya.
Rektor melalui Wakil Rektor II Unpab H Abdul Razak Nasution SHInt MSc kepada Sumut Pos di Medan, Rabu (17/9) bersyukur atas prestasi internasional yang diraih mahasiswinya.
"Alhamdulillah. Kami di Unpab tentu mengucapkan syukur prestasi yang diraih oleh mahasiswa kami.
Yang bersangkutan tentu akan mendapatkan beasiswa dan penghargaan lainnya dari Unpab. Semoga hal ini memacu mahasiswa Unpab untuk menorehkan prestasi lainnya," kata wakil rektor.
Prestasi yang ditorehkan Nur Dini Hasanah tentu memberi kebanggaan bagi kampus, keluarga dan masyarakat Sumut.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih juara pertama. Prestasi ini saya persembahkan untuk orangtua, pelatih, kampus dan semua pihak yang telah mendukung saya," ujar Nur Dini Hasanah penuh rasa syukur.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa dan mahasiswi Unpab mampu bersaing dan berprestasi di kancah internasional, sekaligus mengharumkan nama Sumut di bidang olahraga pencak silat.
Pada Kejuaraan Walisongo International Pencak Silat PSHT Championship 2025, Nur Dini Hasanah juara pertama pada kategori tanding senior kelas E putri.
Di kategori ini, juara pertama diraih Nur Dini Hasanah (Unpab), juara kedua diraih Winda Puspa Nova (Universitas Diponegoro Semarang) dan Farah Nabilah (Brunei Darussalam) dan Balqis Zahira (Malaysia) menjadi juara ketiga secara bersama-sama. (dmp/han)
Editor : Johan Panjaitan