Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Korban Hanyut Terseret Air Sungai Bah Bolon Ditemukan Pemancing dalam Kondisi Tewas

Admin SP • Minggu, 21 April 2024 | 20:01 WIB
EVAKUASI: Personel kepolisian Polsek Sipispis Polres Tebingtinggi bersama masyarakat melakukan evakuasi penemuan mayat di aliran Sungai Bah Bolon.
EVAKUASI: Personel kepolisian Polsek Sipispis Polres Tebingtinggi bersama masyarakat melakukan evakuasi penemuan mayat di aliran Sungai Bah Bolon.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO - Sulianto (43) warga Dusun I Desa Serbanti Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang dilaporkan terseret air Sungai Bah Bolon ketika memancing, Sabtu (20/4) akhirnya ditemukan pemancing dalam kondisi tidak bernyawa, Minggu (21/4) sore.

Penemuan mayat Sulianto sempat membuat geger warga Desa Serbanti Kecamatan Sipispis. Korban ditemukan tidak terlalu jauh dari lokasi korban dilaporkan hilang terseret air bah ketika Sungai Bah Bolon kondisi banjir besar tiba-tiba sekitar hampir 500 meter.

Penemuan mayat Sulianto pertama kali dilaporkan oleh salah seorang pemancing, Junaidi (42) warga Desa Sipispis Kecamatan Sipispis Kabupaten Sergai.

Dikatakan Junaidi, ketika itu dirinya hendak memancing ikan di sungai Bah Bolon karena kondisi air sungai sedang surut.
Saat berjalan menyusuri bantaran Sungai Bah Bolon dirinya melihat sesosok manusia tersangkut bantang pohon pisang di lokasi Sungai Bah Bolon yang dangkal.

Photo
Photo

"Rencana mau mancing ikan, pas berjalan mencari lokasi titik memancing, terlihat sesosok mayat manusia Kondisi tersangkut batang pohon pisang. Kemudian penemuan ini saya laporkan kepada pihak aparat desa untuk diteruskan kepada pihak kepolisian Polsek Sipispis," ujar Junaidi.

Mendapatkan informasi adanya penemuan mayat laki-laki di Sungai Bah Bolon dari masyarakat, personil Polsek Sipispis yang dipimpin Plt Kapolsek AKP Johson Sinaga, Camat Sipispis dan Koramil Sipispis langsung turun ke lokasi penemuan mayat.

"Personel kepolisian dibantu masyarakat langsung melakukan evakuasi terhadap mayat laki-laki yang ditemukan masyarakat. Setelah dicek dan visum lokasi tidak ditemukan bekas-bekas penganiayaan," jelas Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto didampingi AKP Johson Sinaga.

Rencananya pihak kepolisian akan melakukan autopsi kepada korban tewas karena terseret arus sungai Bah Bolon, tetapi karena pihak keluarga tidak memberikan izin dilakukannya autopsi, pihak kepolisian menyerah jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (ian/ila)

Editor : Redaksi
#Sungai bah bolon