Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bupati Nias Barat Tegaskan, Pembangunan Jembatan Oyo Kewenangan Pemprov Sumut

Johan Panjaitan • Jumat, 23 Mei 2025 | 10:45 WIB
BERGIALOG: Gubsu Bobby Nasution berdialog dengan Bupati Nias Barat dan sejumlah forkopimda saat kunker di Nias Barat, baru-baru ini. Foto: Oloheta/Sumut Pos
BERGIALOG: Gubsu Bobby Nasution berdialog dengan Bupati Nias Barat dan sejumlah forkopimda saat kunker di Nias Barat, baru-baru ini. Foto: Oloheta/Sumut Pos

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO-Pemerintah Kabupaten Nias Barat menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Oyo dan akses jalan dari Miga menuju Nias Barat merupakan kewenangan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si, sebagai respons atas pertanyaan dan harapan publik yang mulai ramai dibicarakan.

Masyarakat mempertanyakan mengapa pembangunan infrastruktur strategis tersebut belum dimulai, padahal telah diumumkan Pada kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara pada tanggal 09 Maret 2025 lalu, dan juga beliau menyampaikan juga pada kesempatan-kesempatan lain.

"Jembatan Oyo dan ruas jalan menuju Nias Barat adalah infrastruktur yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi. Pemerintah Kabupaten tidak tinggal diam, kami terus berkoordinasi secara aktif dan telah menyampaikan dukungan resmi agar segera direalisasikan,” ujar Bupati pada Kamis (22/5/2025).

Lebih lanjut, Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu mengatakan bahwa pembangunan fisik belum dimulai karena masih dalam proses finalisasi perencanaan teknis (DED) oleh Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara.

Proses ini meliputi desain struktur jembatan, evaluasi kondisi sungai, dan penyesuaian ketersediaan dan kemampuan Mitra dalam menyediakan bahan material dan peralatan.

“Kami memahami harapan besar masyarakat. Namun perlu kami sampaikan bahwa proses perencanaan yang akurat dan matang sangat penting agar pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan berkelanjutan,” jelas Bupati Eliyunus Waruwu.

Bupati juga menambahkan, bahwa Pemkab Nias Barat siap memberi dukungan penuh, termasuk penyelarasan lokasi, pengawasan sosial, dan segala bentuk fasilitasi teknis lain yang dibutuhkan.

Bupati Nias Barat juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh opini yang keliru, dan tetap percaya bahwa pembangunan ini sedang dalam proses dan menjadi perhatian serius semua pihak.

“Pembangunan jembatan ini bukan proyek biasa. Ini adalah urat nadi konektivitas dan ekonomi di kabupaten Nias Barat. Kami pastikan tidak akan berhenti mendorong realisasinya.” Imbauan Bupati.

Sementara itu, salah seorang masyarakat yang setiap hari melintas, berinisial DL. Zebua menyatakan, bahwa sangat menggangu aktivitas dan juga sangat terbebani biaya angkutan perahu. Ia berharap segera dilaksanakan pembangunan oleh Pemerintah terkait atau Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara.

"Saya mengharapkan adanya solusi dari Pemerintah Pemprovsu untuk penanganan sementara dalam hal meringankan beban masyarakat yang melintas di sungai Oyo tersebut," ujar DL. Zebua.(mag-9/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Pemprov Sumatera Utara #Bupati Nias Barat #jembatan