LUBUKPAKAM, SUMUT POS- Warga mengirimkan surat protes ke Manajer Perkebunan PTPN VI Kebun Sei Putih, Galang. Dalam surat tersebut, warga memprotes keputusan perusahaan yang membuat parit batas di Jalan usaha tani di Dusun IV Cinta Damai (Sigen) Desa Galang Barat, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang.
Protes warga itu disampaikan melalui surat tertanggal 13 Oktober 2025 yang ditujukan kepada Manager PTPN IV Kebun Sei Putih perihal permohonan membukaan akses jalan usaha tani.
Menurut Kepala Desa Galang Barat, Lunkera Sinaga, saat dikonfirmasi, Jumat (17/10) menjelaskan pada tanggal 8 Oktober lalu, PTPN Kebun Sei Putih mengerahkan satu unit alat berat berupa eskavator untuk melakukan pengorekan untuk membuat parit pembatas antara areal tanah desa dengan lahan milik Perkebunan PTPN IV Sei Putih di Dusun IV Cintai Damai, Desa Galang Barat.
"Ada sekitar 50 hektare lahan perkebunan warga jadi terisolasi akibat pembuatan paret pembatas itu. Berbagai jenis tanaman ditanam warga. Ada sawit, ubi kayu dan jenis palawija," sebut Lunkera Sinaga.
Pembatasan dengan cara membuat parit tersebut menyebabkan warga tidak dapat mengakses jalan usaha tani yang selama ini digunakan warga untuk melintas mengakut hasil pertanian. Sehingga, tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik warga mengalami busuk.
"Akibat adanya paret kami tidak bisa melintas saat mengakut sawit. Busuk sawit, rugilah kami kalau begini. PTPN IV Sei Putih harus memperhatikan warga juga perlu makan," sebut MH Simanjuntak warga pemilik lahan yang berada di Dusun IV.
MH Simanjuntak berharap agar pihak pihak terkait segera turun ke lokasi untuk menuntaskan persoalan ini. Pasalnya, apabila tidak ada solusi yang baik, maka kedua belah pihak bisa mengalami rugian.
Di mana disatu sesi karyawan perkebunan PTPN IV Sei Putih selalu menggunakan akses usaha tani itu untuk pergi berkerja. Sementara warga lain memanfatkan jalan usaha tani itu untuk mengangkut hasil pertanian.
Terpisah Camat Galang, Drs Syahdin Setia Budi Pane langsung merasa kesal usai dikonfirmasi perihal aksi perkebunan PTPN IV Sei Putih melakukan pemblokiran akses jalan usaha tani di Dusun IV Cintai Damai (Sigen) Desa Galang Barat marah.
"Senin saya surati PTPN IV Sei Putih, biar mereka datang hari Selasa ke Kantor Camat untuk mencari solusi," jelasnya.
Pria yang akrab disapa Budi Pane ini menjelaskan bahwa jalan bisa sebagai fungsi sosial dan bisnis.
"Kalaulah kita tutup jalan disetiap akses jalan menuju perkantoran atau perumahan karyawan PTPN IV Sei Putih. Kan bisa jadi ramai," ungkap Budi Pane dengan nada kesal. (btr/ram)
Editor : Juli Rambe