Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Safari Ramadan, Wali Kota Tebing Tinggi Perkuat Silaturahmi dan Spiritualitas Jamaah

Johan Panjaitan • Kamis, 26 Februari 2026 | 17:00 WIB

 Walikota Iman Irdian Saragih menyerah kan Simbolis Tali Asih  kepada BKM Masjid Tawkkal (25/02/2026) (Azan Purba/Sumut Pos
Walikota Iman Irdian Saragih menyerah kan Simbolis Tali Asih kepada BKM Masjid Tawkkal (25/02/2026) (Azan Purba/Sumut Pos

TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com– Momentum Ramadan dimaknai bukan sekadar seremoni, melainkan ruang mempererat kebersamaan dan memperdalam spiritualitas. Hal itu tergambar dalam agenda Safari Ramadan yang dihadiri Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, di Masjid Riyadhus Sholihin, Jalan Selat Sunda LK I, Kelurahan Mandailing, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Rabu (25/2/2026).

Dalam suasana buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah, Wali Kota mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai titik balik penguatan iman dan ketakwaan.

“Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai sarana memperkuat iman dan memperbanyak amal kebaikan,” ujarnya.

Menurutnya, Ramadan juga menjadi momentum strategis mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kebersamaan dalam ruang-ruang ibadah dinilai mampu menumbuhkan solidaritas sosial dan memperkuat jalinan silaturahmi.

Sebagai bentuk kepedulian, Wali Kota menyerahkan bingkisan tali asih kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM), santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa, serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada para mustahiq. Sentuhan sosial ini menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan hanya agenda simbolik, tetapi juga wujud nyata keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Masjid Tawakkal, Jalan Pasar Kebun LK IV, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, untuk pelaksanaan salat Isya dan tarawih berjamaah.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Jamal Rangkuti mengingatkan jamaah agar tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga kebersihan hati. Ia menekankan pentingnya membuang iri, dengki, dan prasangka buruk agar puasa benar-benar bernilai di sisi Allah SWT.

“Mulutmu adalah harimaumu,” pesannya, mengingatkan agar umat Muslim menjaga lisan dari fitnah, kebencian, dan ucapan yang menyakiti. Baginya, kualitas puasa sangat ditentukan oleh kemampuan mengendalikan diri, baik dalam perkataan maupun perbuatan.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan OPD, camat, lurah, serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia dan Badan Amil Zakat Nasional Kota Tebing Tinggi. Kehadiran berbagai elemen tersebut menambah khidmat suasana dan memperlihatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat nilai-nilai keagamaan.

Safari Ramadan ini menjadi penegasan bahwa pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kekuatan moral dan spiritual warganya. Di tengah dinamika kehidupan perkotaan, kebersamaan dalam ibadah menjadi fondasi yang menguatkan—bahwa silaturahmi dan keteladanan tetap menjadi jantung kepemimpinan.(mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#wali kota #safari ramadan