Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Lima Aturan Hotel yang Sering Dilanggar Tamu, Dendanya Bisa Bikin Kaget

Johan Panjaitan • Senin, 20 Oktober 2025 | 13:00 WIB
ILUSTRASI: Seorang wanita menyantap makanan di atas kasur. (FREEPIK)
ILUSTRASI: Seorang wanita menyantap makanan di atas kasur. (FREEPIK)

Sumutpos.jawapos.com-Banyak tamu hotel merasa sudah paham etika menginap. Namun, ternyata ada beberapa kebiasaan kecil yang kerap dianggap sepele justru bisa membuat tamu kena denda atau teguran dari pihak hotel. Mulai dari penggunaan linen hingga kunci kamar. Dilansir dari RBC.ukraina, inilah lima aturan hotel yang sering diabaikan — lengkap dengan konsekuensinya.

1. Sprei dan Handuk Bukan untuk Segala Hal

Tampak sepele, tapi banyak tamu menggunakan handuk atau sprei untuk menghapus makeup, membersihkan sepatu, bahkan menutupi noda dari pewarna rambut atau self-tanning lotion. Padahal, linen hotel umumnya berwarna putih dan sulit dibersihkan dari noda kimia.
Denda: Tamu bisa dikenai biaya penuh untuk mengganti set linen yang rusak.

2. “Modifikasi” Minibar Bisa Jadi Masalah Serius

Beberapa tamu berusaha mengganti minuman mahal di minibar dengan versi murah atau bahkan menuangkan kembali isi botol setelah meminumnya. Kini, banyak minibar dilengkapi sensor otomatis yang mendeteksi setiap perubahan.
Tips: Jika tidak ingin menggunakan minibar, mintalah agar isinya disegel atau dikosongkan.

3. Gunakan Alat Hotel Sesuai Fungsinya

Menghangatkan makanan dengan setrika, hair dryer, atau alat pemanas portabel bukanlah ide bagus. Selain melanggar aturan, tindakan ini bisa memicu korsleting atau kebakaran.
Konsekuensi: Denda hingga pengusiran dari hotel.

4. Jangan Bawa Pulang Barang Milik Hotel

Handuk, jubah mandi, bantal, selimut, hingga cangkir bukanlah suvenir. Semua barang tersebut tercatat sebagai inventaris hotel.
Denda: Nilainya bisa mencapai harga penuh barang tersebut.
Yang boleh dibawa pulang hanyalah barang sekali pakai seperti sabun, sampo, sandal, atau kopi dan teh instan.

5. Kartu Kunci Juga Punya Nilai

Kartu akses kamar bersifat personal dan penting untuk keamanan. Banyak tamu ceroboh meninggalkannya di pantai, terkena air, atau kehilangan.
Denda: Umumnya berkisar Rp40.000–Rp200.000 untuk mengganti kartu dan memprogram ulang kunci.

Aturan hotel dibuat bukan untuk membatasi, tapi untuk menjaga kenyamanan dan keamanan bersama. Dengan mematuhi lima aturan sederhana ini, pengalaman menginap Anda akan tetap menyenangkan — tanpa drama, tanpa denda.(han)

Editor : Johan Panjaitan
#hotel #denda #etika #menginap #tamu