Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Penculikan Bocah SD Minta Tebusan Rp50 Juta Ternyata Sepupu Ibu Korban

Johan Panjaitan • Jumat, 1 Agustus 2025 | 11:20 WIB
KORBAN: Bocah SD yang diculik sudah kembali kepada kedua orangtuanya.
KORBAN: Bocah SD yang diculik sudah kembali kepada kedua orangtuanya.

MEDAN MARELAN, Sumutpos.jawapos.com-Kasus penculikan bocah Sekolah Dasar (SD) di kawasan Pasar 3 Marelan, Medan, mengejutkan warga setempat. Zaky Arvanza Nasution (7), siswa kelas 2 di SD YPI Nur-Fadilah, diculik oleh seorang wanita pada Kamis (31/7/2025) siang saat pulang sekolah.

Aksi penculikan tersebut terekam jelas dalam kamera pengintai (CCTV). Dalam rekaman terlihat Zaky ditarik paksa oleh seorang wanita tak dikenal. Setelah menculik korban, pelaku langsung menuju rumah orang tua Zaky di Perumahan Permata Asami Residence, Blok A No. 2, Lingkungan 4, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan menggunakan mobil Toyota Rush putih.

Setibanya di rumah korban, pelaku meninggalkan sebuah surat berisi permintaan tebusan sebesar Rp50 juta. Dalam surat ancaman tersebut, pelaku mengancam bahwa jika uang tidak ditransfer ke nomor rekening yang dikirim melalui pesan WhatsApp, maka anak mereka tidak akan dikembalikan.

Polisi bergerak cepat setelah mendapat laporan dari pihak keluarga. Tim gabungan dari Polsek Medan Labuhan, Polres Pelabuhan Belawan, dan Polda Sumut segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti dari CCTV di sekolah dan lingkungan sekitar.

Tak butuh waktu lama, dalam waktu kurang dari 24 jam, pihak kepolisian berhasil mengungkap identitas dan menangkap pelaku utama penculikan, yang ternyata adalah Firda Hermayati, sepupu dari ibu korban sendiri. Firda tidak bekerja sendiri; ia dibantu dua rekannya, Nurhayati dan Julia Hasibuan. Ketiganya diketahui positif menggunakan narkoba.

“Para tersangka kami tangkap di beberapa lokasi berbeda. Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Riffi Noor Faizal.

Zaky akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di wilayah Bahari (Darmin), Kelurahan Martubung. Ia sempat dititipkan oleh pelaku kepada seseorang yang tidak dikenal dengan alasan akan dijemput kembali. Beruntung, berkat koordinasi cepat aparat kepolisian, bocah malang itu berhasil ditemukan dan segera dikembalikan ke pelukan keluarganya.

Tangis haru menyelimuti keluarga Zaky saat sang anak berhasil dipulangkan. Ayah korban menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada aparat kepolisian yang bergerak cepat dalam menangani kasus ini.

“Kami sebagai orang tua Zaky mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polsek Medan Labuhan, Polres Belawan, dan Polda Sumut atas kerja kerasnya menangkap pelaku dan menemukan anak kami,” ucap ayah Zaky dengan mata berkaca-kaca.

Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat dan pihak sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan anak, khususnya saat jam pulang sekolah.(san/han)

Editor : Johan Panjaitan
#bocah sd #marelan #Sepupu #tebusan #penculikan