Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Perankan Badri, Rio Dewanto Harus Fasih Bahasa Banjar dalam Film Kuyang

Johan Panjaitan • Rabu, 24 Desember 2025 | 11:35 WIB
GENRE DRAMA MISTIS: Rio Dewanto (lima dari kanan) bersama para pemain film Kuyank saat konferensi pers di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Senin (22/12). (Shafa Nadia/Jawa Pos)
GENRE DRAMA MISTIS: Rio Dewanto (lima dari kanan) bersama para pemain film Kuyank saat konferensi pers di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Senin (22/12). (Shafa Nadia/Jawa Pos)

JAKARTA - Pengalaman berakting Rio Dewanto bertambah setelah membintangi film Kuyank. Mengangkat kisah makhluk mistis asli Kalimantan dalam balutan drama, dia tuntut untuk fasih berdialog menggunakan bahasa Banjar selama memerankan tokoh Badri. Sebab, Badri dikisahkan lahir dan besar di Kandangan, Kalimantan Selatan.

’’Tantangannya lebih ke soal bahasa dan dialek, ya,’’ kata Rio saat konferensi pers di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Senin (22/12). Dia turut dibantu oleh sang sutradara, Johansyah Jumberan. ’’Kami syuting di tanah kelahiran Jo. Jadi, ketika ada bahasa atau pertanyaan bisa langsung ditanya ke dia dan direvisi supaya nggak kehilangan arah,’’ paparnya.

Syuting di Kalimantan Selatan
Suami Atiqah Hasiholan tersebut juga harus bisa menunjukkan bahasa tubuh Badri. Beruntung, Rio diberi waktu berminggu-minggu untuk proses reading dan membedah sekaligus memperlajari background kehidupan Badri.

Proses syuting film Kuyank berlangsung di Kalimantan Selatan. Keterlibatannya dalam proyek tersebut merupakan pengalaman baru bagi Rio. ’’Jujur, sebelum film ini, saya nggak pernah ke Kalimantan. Jadi, Alhamdulillah dapat kesempatan ke sana,’’ paparnya.

Berbaur dengan Warlok
Selama berminggu-minggu di sana, Rio berbaur dengan warga lokal (warlok). Selain untuk keperluan karakter juga kebutuhan batin. Beraktivitas dengan warlok menjadi hiburan selama jauh dari keluarga. Saat break syuting, Rio memanfaatkan waktu untuk berolahraga dan jalan-jalan.

’’Hal pertama yang saya tanyain waktu mau syuting, ’di sana ada lapangan tenis nggak?’. Pas dijawab ada, wah langsung oke saya karena bisa main sama warga lokal di sana,’’ ujarnya, lalu tertawa.

Aktor berusia 38 tahun tersebut mengaku memiliki banyak teman baru. ’’Alhamdulillah jadi punya teman di sana. Bahkan sampai sekarang juga ada yang masih sering kabar-kabaran,’’ tuturnya.

Di film tersebut, Rio beradu akting dengan Putri Intan Kasela, Ochi Rosdiana, Jolene Marie, Barry Prima. Film Kuyank tayang di bioskop pada 29 Januari 2026.(jpg/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#kuyang #bahasa #kalimantan selatan #Banjar #film #horor