SUMUT POS- Pinkan Mambo dan Arya Khan memutuskan untuk mengakhiri pernikahan mereka.
Pinkan mengaku sudah berada di titik lelah menghadapi berbagai sikap suaminya yang dianggap menghancurkan kepercayaan. Bukan hanya satu atau dua kali, Pinkan menyebut suaminya kerap sembunyi-sembunyi yang membuatnya naik pitam.
"Ya gimana ya, kalau jodohnya baru sampai di sini aja. Soalnya capek juga sih, kita kasih kepercayaan terus dihancurin lagi. Masalahnya banyak, ada ngumpetin uang Rp 50 juta, Rp 7 juta, sampai bangun rumah diam-diam," ungkap Pinkan dalam sebuah acara bincang- bincang di TV, Senin (11/5/2026).
Baca Juga: Mojtaba Khamenei Sebut Iran Punya Strategi Baru Hadapi AS
Tak hanya soal finansial, Pinkan mengungkap kekesalannya lantaran Arya Khan diduga mencoba menjalin komunikasi dengan pegawainya. Ia mengaku sudah sejak awal pernikahan memberikan aturan tegas agar suami tidak bersentuhan atau sekadar mengobrol dengan staf di perusahaannya, tapi aturan tersebut kerap dilanggar.
"Kemarin dia titip uang Rp 100 ribu ke pegawai aku, Kartika, buat anaknya jajan. Kenapa harus lewat pegawai? Itu kan sama saja cari celah buat tukar nomor WhatsApp," ketusnya.
Di sisi lain, Pinkan menepis tudingan miring netizen yang menyebutnya sebagai sosok hedon dan tidak bersyukur. Pinkan berujar gaya hidup yang dijalaninya saat ini adalah hasil kerja keras sendiri sebagai seorang CEO.
Ia menegaskan selama tiga tahun pernikahan, justru dirinya yang lebih banyak membiayai kebutuhan suami.
"Dibilang hedon, hei pakai duit saya! Kamu (suami) kalau saya hedon, kamu kan gak ikut jual pisang goreng. Justru mayoritas 90 persen aku yang traktir dia ke mall. Sepatu dia saja aku yang beliin," tegasnya.
Kini, Pinkan memilih untuk fokus menata hidup kembali bersama anak-anaknya. Ia mengaku anak-anaknya, termasuk Michelle, menyambut baik keputusannya untuk berpisah dari Arya Khan.
"Happy banget mereka (anak-anak) karena selama ini kita sudah capek digiring opini ini itu. Sekarang aku cuma mau fokus sama anak-anak dan usaha aku," pungkasnya. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe