Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kapal Tanker Iran Berhasil Tembus Blokade AS, Kini Berada di Perairan Indonesia

Juli Rambe • Rabu, 6 Mei 2026 | 00:00 WIB
Kapal tanker minyak Iran kedua, Derya, berhasil menembus blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz. (Dok: X @TankerTrackers)
Kapal tanker minyak Iran kedua, Derya, berhasil menembus blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz. (Dok: X @TankerTrackers)

 

SUMUT POS- Situs pemantau pengiriman minyak, TankerTrackers.com, melaporkan kapal tanker minyak mentah super besar Iran kedua yang diidentifikasi sebagai DERYA telah memasuki Selat Lombok.

Situs tersebut mengatakan kapal DERYA sekarang berlayar di perairan Indonesia menuju Kepulauan Riau setelah upaya sebelumnya untuk mengirimkan 1,88 juta barel minyak mentah Iran ke India pada pertengahan April gagal. 

Kapal tanker super Iran kedua ini masuk ke Indonesia, setelah menghindari blokade Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di sekitar Selat Hormuz.

Baca Juga: Drama Korea 'If Wishes Could Kill' Tanpa Nama Bintang Besar, Tapi Trending

Data pelacakan minyak menunjukkan sebagian besar pengiriman minyak mentah Iran yang diluncurkan pada bulan April telah mencapai tujuan mereka meskipun ada pencegatan Angkatan Laut Amerika.

Dalam sebuah unggahan di X, Senin (4/5/2026), TankerTrackers.com mengatakan bahwa kapal tersebut kemudian mengubah haluan dan melanjutkan perjalanan ke selatan sementara beberapa kapal tanker terkait Iran lainnya di wilayah tersebut dialihkan oleh pasukan Angkatan Laut AS.

Situs itu mengatakan bahwa kapal DERYA sekarang bergerak menuju titik pertemuan yang direncanakan di gugusan pulau Riau. Perkembangan ini terjadi satu hari setelah TankerTrackers.com melaporkan bahwa kapal tanker super Iran lainnya, HUGE, yang membawa 1,9 juta barel minyak mentah, juga telah memasuki Selat Lombok setelah menghindari upaya pemantauan AS.

Kedua kasus tersebut menunjukkan bahwa beberapa kapal pengiriman Iran terus menggunakan jalur maritim alternatif meskipun aktivitas Angkatan Laut AS meningkat yang bertujuan untuk mengganggu ekspor minyak Teheran.

Menurut perusahaan pemantau tersebut, sekitar 25 kapal tanker minyak berangkat dari pelabuhan Iran membawa minyak mentah selama bulan April.

Dari jumlah tersebut, tujuh dilaporkan dialihkan kembali ke pelabuhan Iran oleh Angkatan Laut AS, sementara dua disita oleh pasukan Amerika. (bbs/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#kapal tanker iran #kapal tanker iran lolos blokade #selat hormuz