Korban Banjir Nepal- China, 300 Orang Meninggal dan Ribuan Dinyatakan Hilang

Juli Rambe • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:00 WIB
Video banjir bandang di Nepal. (Dok: BBC)
Video banjir bandang di Nepal. (Dok: BBC)

 

SUMUT POS- Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Kamis (27/8). Polisi Nepal melaporkan 162 orang meninggal dunia, pada bencana banjir bandang yang melanda perbatasan Nepal dan China.

Tiga korban jiwa tercatat di wilayah Gyirong, Tibet, Tiongkok. Sedangkan 500 orang dinyatakan hilang, dengan 260an merupakan warga negara asing.

Ratusan orang masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan wisatawan asing yang berada di wilayah terdampak ketika bencana terjadi.

Baca Juga: Tak Terbukti Korupsi LKPJ dan LPPD, Eks Kabag Tapem Madina Divonis Bebas

Kondisi medan yang sulit, lumpur tebal, kerusakan jalan dan jembatan, serta cuaca buruk menjadi hambatan utama bagi tim penyelamat.

Banjir bandang dan tanah longsor terjadi di sepanjang Sungai Bhote Koshi dan Sungai Trishuli, menyebabkan rumah, kendaraan, jembatan, jalan, serta fasilitas pembangkit listrik mengalami kerusakan.

Pemerintah Nepal mengerahkan personel kepolisian, militer, pemadam kebakaran, serta tim penanggulangan bencana untuk mencari korban dan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

Di Tiongkok, Presiden Xi Jinping memerintahkan upaya penyelamatan secara maksimal setelah tanah longsor memutus akses jalan, komunikasi, dan aliran listrik di sejumlah wilayah Tibet. (jpc/ram)

 

Editor : Juli Rambe
banjir bandang nepal banjir bandang tibet korban banjir bandang nepal