sumutpos.jawapos.com - Biasanya kehadiran ular diawali dengan suara tertentu. Sayangnya, tidak semua orang mengenalinya.
Artinya, jika lebih peka, maka kita bisa tahu lebih dulu sebelum ular muncul atau mengancam hingga dapat mengambil tindakan yang diperlukan.
Melansir A to Z Animals, Kamis (11/6/2026), ular memang mengeluarkan suara dan beberapa jenis suara malah berarti tanda bahaya.
Dengan kata kain, ada jenis suara ular yang umum dikeluarkan dan ada jenis tertentu yang dihasilkan sebagai peringatan atau tanda bahaya.
Baca Juga: Jaksa Tolak Pledoi Nadiem, Publik Terbelah di Media Sosial
Berikut beberaoa suara ular dan artinya:
1. Desisan
Suara ini muncul ketika ular dengan paksa meniupkan udara dari mulut dan hidungnya. Ular mendesis guna menakut-nakuti predator.
Pada dasarnya desisan ular adalah peringatan dapat didengar untuk segera mundur.
2. Suara gemerincing
Suara gemerincing (rattling) berkaitan dengan suara ular derik.
Baca Juga: Hadapi Porprovsu 2026, KONI Medan Mulai Petakan Kekuatan
Selain ular derik, sebenarnya ada ular lain yang mengeluarkan suara serupa seperti ular kepala tembaga dan ular mulut kapas.
Suara ini dihasilkan dari getaran sisik keratin longgar dan berongga di ujung ekor ular.
Suara gemerincing ini bisa sangat keras dan menandakan bahwa kehadiran Anda tidak diinginkan.
3. Dengung
Ular juga mengeluarkan suara mendengung (buzzing). Suaranya mirip kumpulan tawon yang ketakutan dan cukup khas.
Ular derik Massasauga timur menggoyangkan ekor dan mengeluarkan suara dengungan. Suara ini menandakan ular tersebut ketakutan.
4. Suara gesekan amplas
Ada beberapa jenis ular yang mengeluarkan suara gesekan mirip gesekan amplas pada kayu kasar.
Baca Juga: Curi Besi Proyek Stadion Teladan, 4 Terdakwa Divonis 34 Bulan Penjara
Ular berbisa bersisik gergaji Afrika dan Asia menghasilkan suara gesekan untuk memperingatkan predator.
5. Siulan
Ular jagung, ular piton bola, ular koral Sonoran, dan ular hidung bengkok barat bisa bersiul.
Suara tercipta dari udara yang melewati lubang kloaka (lubang di bagian belakang tubuh).
Suara siulan ular bisa dibilang suara kentut. Namun ingat, suara ini digunakan untuk memperingatkan predator untuk menjauh.
6. Geraman
Jenis king cobra adalah ular yang dapat menggeram. Suara ini dihasilkan dari udara yang ditiupkan lewat mulut.
Suaranya cukup mengerikan ditambah ukuran ular yang besar dan kemampuannya menyemburkan bisa hingga jauh.
7. Jeritan
Ternyata tak hanya manusia yang bisa menjerit. Ular juga bisa. Ular pinus (Pituophis melanoleucus) memiliki semacam pita suara yang disebut septum laring.
Saat udara didorong melewati 'pita suara' ini, ular dapat menghasilkan suara jeritan yang cukup aneh. Suara ini adalah peringatan untuk menjauh.
8. Mengi dan bunyi klik
Ular yang akan berganti kulit ternyata mengeluarkan suara mengi dan berbunyi klik.
Suara berlangsung hanya beberapa hari atau sampai proses pergantian kulit selesai.
9. Benturan, tabrakan, dan gemerisik
Suara-suara seperti benturan dan tabrakan bukan suara yang dihasilkan tubuh ular melainkan akibat menjatuhkan benda.
Karena pergerakan yang gesit, ular dapat menjatuhkan benda sekitar. Jika mendengar suara ini maka Anda perlu curiga ada ular di rumah.(lin)
Deskripsi:
Tagar:
######KingCobra #Edukasi #TipsKeselamatan #FaktaUnik #SumutPos #Jawapos #Lingkungan #PengetahuanUmum #Wildlife #HewanReptil
Teksfoto: