Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tidak hanya Bermanfaat, Cuka Apel juga Punya Efek Negatif: Ini Penjelasannya

Redaksi • Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30 WIB
ilustrasi, cuka apel memiliki banyak manfaat bagi tubuh, namun juga punya efek negatif. (pexels.com)
ilustrasi, cuka apel memiliki banyak manfaat bagi tubuh, namun juga punya efek negatif. (pexels.com)

 

sumutpos.jawapos.com - Bagi sebagian orang, cuka apel adalah minuman kaya manfaat, terutama bagi yang sedang diet.

Dan, hal itu tidak salah. Pasalnya cuka apel, selain untuk menurunkan berat badan, dapat memberikan dampak positif bagi tubuh meski tidak bisa menggantikan pengobatan medis.

Melansir Eating Well, Kamis (9/7/2026), cuka apel dibuat melalui proses fermentasi apel. Setelah apel diperas, sari apel difermentasi menggunakan bakteri dan ragi hingga gula berubah menjadi alkohol, lalu menjadi cuka.

Cuka apel kaya akan flavonoid seperti asam galat, katekin, asam kafeat, dan asam ferulat. Senyawa inilah yang diyakini berperan dalam berbagai efek kesehatan.

Baca Juga: Kerap Dianggap Makanan Tinggi Kalori, Mi Ayam Tetap Bisa Dinikmati Secara Lebih Sehat: Ini Caranya

Beberapa efek positifnya seperti mengontrol gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, mendukung keseimbangan mikrobioma usus, dan membantu penyerapan nutrisi. 

Yang paling dikenal adalah membantu menurunkan berat badan. Selain itu, cuka apel juga bisa menghambat bakteri dan jamur serta menjaga kesehatan jantung.

Namun, di balik manfaatnya, konsumsi cuka apel juga menyimpan risiko.

Berikut risiko cuka apel terutama jika dikonsumsi berlebihan atau tanpa pengawasan:

1. Risiko hipoglikemia
Pada penderita diabetes yang menjalani terapi insulin, konsumsi cuka apel berisiko memicu hipoglikemia atau gula darah terlalu rendah.

2. Iritasi dan luka pada kerongkongan
Sifat asam cuka apel dapat mengiritasi tenggorokan. Dalam kasus tertentu, konsumsi berlebihan bahkan bisa menyebabkan luka bakar pada kerongkongan.

Baca Juga: Menang hingga Mahkamah Agung, Kombes Pol (Purn) Mestron Siboro Sah Kuasai Rumah dan Tanah di Sidikalang

3. Penurunan kadar kalium
Asupan cuka apel berlebih dapat menurunkan kadar kalium dalam tubuh. Gejalanya meliputi lemas, kram otot, sembelit, hingga gangguan irama jantung.

4. Erosi gigi
Keasaman cuka apel berisiko merusak enamel gigi. Studi menunjukkan kebiasaan minum cuka apel setiap hari meningkatkan risiko erosi gigi. 

Untuk menguranginya, cuka apel sebaiknya diencerkan sekitar dua sendok makan dalam segelas air hangat dan diminum menggunakan sedotan.

5. Tulang keropos
Beberapa laporan mengaitkan konsumsi cuka apel berlebihan dengan pengeroposan tulang. 

Sebuah studi menemukan konsumsi harian cuka apel dapat menurunkan kadar kalium hingga berkontribusi pada osteoporosis.(lin)

Editor : Redaksi
#Manfaat Cuka Apel #Risiko Cuka Apel #cuka apel #kesehatan tubuh #diet sehat