Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Mudik Idul Fitri 2025, Poldasu Prediksi 8 Juta Orang Keluar Sumut

Johan Panjaitan • Kamis, 13 Maret 2025 | 16:00 WIB
RAKOR: Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto saat memimpin Rakor pengamanan Idul Fitri 1446 H, di Aula Tribrata Polda Sumut, Kamis (13/3). Sumut Pos/Dokumen Pribadi
RAKOR: Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto saat memimpin Rakor pengamanan Idul Fitri 1446 H, di Aula Tribrata Polda Sumut, Kamis (13/3). Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN,SUMUTPOS.CO-Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral, dalam rangka kesiapan pengamanan Idul Fitri 1446 Hijriah, yang digelar di Aula Tribrata Polda Sumut, Kamis (13/3/2025).

Rakor tersebut dihadiri oleh Jajaran Polda Sumut, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Daerah (Pemda), serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam pemaparannya, Kapolda Whisnu mengungkapkan bahwa Operasi Ketupat TOBA 2025 akan menjadi salah satu prioritas pengamanan untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat selama perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

"Polda Sumut akan mengerahkan total 12.104 personel terdiri dari 9.453 personel Polda Sumut dan jajaran serta 3.651 Instansi terkait lainnya," ujar Whisnu kepada para wartawan saat doorstop di depan Aula Tribrata Polda Sumut.

Selain itu, lanjutnya, sebanyak 167 pos yang terdiri dari 84 pos pengamanan, 68 pos pelayanan dan 15 pos terpadu telah disiapkan di seluruh wilayah Sumut yang akan melibatkan aparat TNI, Polri, Pemda, petugas kesehatan, serta berbagai pihak terkait lainnya.

"Pengalaman-pengalaman kita dari tahun ke tahun menjadi landasan pemikiran untuk kegiatan di tahun 2025 ini. Kita punya pengalaman, rencana, dan prediksi terkait operasi ini," katanya.

Ia menjelaskan, diperkirakan ada pergerakan besar, baik ke luar Sumut maupun sebaliknya. Perkiraan tersebut, yakni sekitar 8 juta orang keluar dari Sumut dan 6 juta orang masuk ke Sumut.

"Oleh karena itu, pengamanan perlu dilaksanakan dengan cermat, tertib, dan profesional," imbuhnya.

Selain pengamanan arus mudik dan arus balik, Whisnu juga menekankan, pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam mengingat intensitas hujan yang tinggi pada akhir Maret hingga awal April.

Ia menegaskan, bahwa koordinasi lintas sektoral ini menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Kami dari aparat keamanan bersama unsur Pemerintah Daerah dan TNI berkomitmen memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Semoga dengan kerja sama ini, semua kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar," tandasnya. (dwi/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#idul fitri #mudik #kapoldasu