Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kota Medan Dilanda Banjir, Pohon Tumbang, dan Listrik Padam

Juli Rambe • Jumat, 5 Juni 2026 | 09:30 WIB
EVAKUASI: Personel BPBD Medan saat mengevakuasi warga karena banjir, Kamis (4/6/2026). (Dok: BPBD Medan)
EVAKUASI: Personel BPBD Medan saat mengevakuasi warga karena banjir, Kamis (4/6/2026). (Dok: BPBD Medan)

 

MEDAN, SUMUT POS- Hujan deras disertai angin kencang pada sore dan malam hari melanda Kota Medan dalam beberapa hari terakhir. Teranyar, hujan deras dan angin kencang tersebut terjadi pada Kamis (4/6/2026) petang hingga malam hari.

Alhasil, banyak rumah di Kota Medan yang terendam banjir, sejumlah ruas jalan lumpuh karena tergenang dalam, pohon-pohon banyak tumbang, bahkan listrik pun harus padam karena gangguan cuaca ekstrem tersebut.

"Hujan deras tadi malam memang membuat banyak rumah dan ruas-ruas jalan di Kota Medan tergenang. Pohon-pohon juga banyak yang tumbang, listrik juga padam dalam beberapa jam," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari saat dikonfirmasi sejumlah Sumut Pos, Jumat (5/6/2026) pagi.

Baca Juga: Saudi Telah Keluarkan Jadwal Operasional Haji 2027

Dikatakan Yunita Sari, banjir terpantau terjadi di beberapa wilayah, diantaranya di Kecamatan Medan Johor, Medan Selayang, Medan Maimun, Medan Baru, dan Medan Sunggal dan sejumlah wilayah di Medan Utara.

"Sejumlah warga di Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor dan di Kelurahan Beringin, Medan Selayang terpaksa harus mengungsi dari rumah," ujarnya.

Dijelaskan Yunita, di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, jumlah warga yang mengungsi mencapai 159 jiwa. Adapun warga yang mengungsi terdiri dari warga yang berdomisili di kawasan Jalan AH Nasution Gg Permai II dan Gg Permai IV, serta di Jalan Luku. Sementara di Kelurahan Beringin, Medan Selayang, terdapat 11 orang pengungsi.

"Total yang mengungsi di 2 Kecamatan tersebut menjadi 170 jiwa. Tadi malam BPBD Kota Medan sudah langsung memberikan bantuan ke lokasi-lokasi pengungsian. Adapun bantuan yang kita berikan seperti popok dewasa, popok anak-anak, selimut, air mineral, tikar palembang, hingga obat-obatan," jelasnya.

Tak hanya banjir yang menggenangi rumah warga, banjir juga menggenangi ruas-ruas jalan di Kota Medan.

"Tapi pagi ini, ruas-ruas jalan yang tergenang sudah kembali normal. Bilapun ada genangan, masih dapat dilintasi dengan lancar," katanya.

Sungai Meluap, Pohon Tumbang, Listrik Padam

Dijelaskan Yunita, berdasarkan pantauan BPBD Kota Medan pada Jumat (5/6/2026) Pukul 00.38 hingga Pukul 02.15 WIB, sejumlah sungai di Kota Medan mengalami peningkatan permukaan air.

"Daerah Aliran Sungai (DAS) Denai naik 30cm, DAS Sei Belawan naik sampai 70cm, DAS Deli naik sampai 80cm, dan DAS Sei Sikambing naik sampai 1 meter," jelasnya.

Dilanjutkan Yunita, hujan deras dan angin kencang juga membuat banyak pohon di Kota Medan tumbang. Sejak tadi malam hingga hari ini, Pemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus melakukan penanganan terhadap pohon-pohon tersebut.

"Hujan deras dan angin kencang tadi malam juga membuat listrik padam pada sejumlah wilayah di Kota Medan. Tetapi saat ini tidak ada lagi wilayah di Kota Medan yang masih padam," lanjutnya.

Saat ini, Yunita memastikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantaun terhadap sungai-sungai di Kota Medan. Mengingat, situasi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan masih akan berlangsung sampai 6 Juni 2026.

Kemudian, pihaknya juga terus memonitor perkembangan dan cuaca dari BMKG, mempersiapkan peralatan evakuasi untuk masyarakat apabila ada yang membutuhkan pertolongan, serta bersiap memberikan bantuan logistik.

"Kepada masyarakat, tetap siaga apabila terjadi kenaikan debit air secara tiba-tiba," pungkasnya. (map/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Hujan deras di Medan #bpbd medan #pohon tumbang