MEDAN, Sumutpos.jawapos.com– Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Anggota DPR RI, Musa Rajekshah, atas pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di Desa Pangurabaan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Pembangunan masjid tersebut menjadi bagian dari program 99 Masjid yang diinisiasi Yayasan Haji Anif (YHA), sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa Lafran Pane, pendiri HMI yang juga telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.
Ketua Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butarbutar, menyampaikan bahwa kehadiran masjid di kampung halaman Lafran Pane memiliki makna historis dan emosional yang sangat kuat bagi seluruh kader HMI.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bang Musa Rajekshah. Pembangunan Masjid Lafran Pane ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi kader HMI terhadap jasa pendiri organisasi,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).
Baca Juga: Eks Kepala BPBD Tebingtinggi Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Korupsi Penanggulangan Bencana Rp611 Juta
Yusril menilai Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck merupakan sosok yang memiliki kepedulian luas terhadap pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat, termasuk dukungan terhadap organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.
Menurutnya, berbagai program sosial yang dijalankan Ijeck telah memberikan manfaat nyata yang dirasakan berbagai lapisan masyarakat di Sumatera Utara.
“Beliau adalah tokoh yang konsisten menunjukkan kepedulian. Tidak hanya kepada kelompok tertentu, tetapi kepada masyarakat luas,” katanya.
Lebih jauh, Yusril menegaskan bahwa berdirinya Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di tanah kelahiran pendiri HMI tersebut menjadi simbol penghormatan yang bernilai sejarah sekaligus spiritual bagi keluarga besar HMI di seluruh Indonesia.
“Nama Lafran Pane akan terus hidup dan dikenang. Kami yakin ini menjadi amal jariyah sekaligus simbol penghormatan yang sangat berarti bagi kader HMI,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Haji Anif yang telah menginisiasi pembangunan rumah ibadah tersebut sebagai bagian dari program sosial dan keagamaan yang berkelanjutan.
“Semoga menjadi amal kebaikan yang terus mengalir dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Polrestabes Medan Bongkar 9 Kasus BBM Subsidi
Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif sendiri dibangun untuk mengenang sosok Lafran Pane, pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta bersama 14 mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (STI).
Dalam Kongres HMI ke-XI tahun 1974, Lafran Pane secara resmi ditetapkan sebagai pendiri HMI, sebelum kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas jasa dan pengabdiannya bagi bangsa.
Kehadiran masjid di tanah kelahirannya diharapkan menjadi pengingat abadi atas perjuangan tersebut sekaligus memperkuat nilai keislaman dan kebangsaan bagi generasi muda, khususnya kader HMI di seluruh Indonesia.(san/han)
Editor : Johan Panjaitan