Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Jamaah Indonesia akan Tempati 177 Hotel di Makkah

Juli Rambe • Kamis, 16 April 2026 | 01:00 WIB
Kompleks penginapan di Syisyah, Makkah. (Dok: jawapos.com)
Kompleks penginapan di Syisyah, Makkah. (Dok: jawapos.com)

 

 

SUMUT POS- Jamaah Haji Indonesia reguler akan menempati sedikitnya 177 hotel di 10 sektor di Kota Makkah. Untuk tahun ini, ada 203.320 jamaah asal Indonesia.

Hotel-hotel itu sebagian cukup dekat dengan Masjidil Haram, Sebagian lagi lebih dekat dengan Jamarat di Mina, sehingga memudahkan jamaah yang akan melaksanakan Tanazul.

Hotel terdekat berjarak sekitar 1 kilometer dari Masjidil Haram.

Baca Juga: Tak Sampai Satu Bulan, Indonesia Kumpulkan Dana Donasi Iran Capai Rp9 Miliar

Pertama adalah Oriens Hotel di Kawasan Syisyah, yang berjarak 1,028 km dari Masjidil Haram. Kemudian ada avan tower hotel di wilayah Raudhah, berjarak 1,083 km dari Masjidil Haram.

Baca Juga:Arab Saudi Batasi Masuk Makkah Tanpa Izin Mulai 13 April 2026, Kemenhaj Harapkan Puncak Haji Berlangsung Aman

Sementara, hotel terjauh ada di Kawasan Aziziyah. Yakni Hidaya Tower Hotel di Kawasan Aziziyah, yang berjarak 8,9 km dari Masjidil Haram.

Hotel ini menjadi satu-satunya yang berada di Aziziyah, dan memiliki daya tampung amat besar, mencapai 21.504 jamaah.

Sementara itu, mayoritas hotel untuk jamaah haji Indonesia berada di Kawasan Syisyah dan berjarak sekitar 3-4 km dari Masjidil Haram.

Hotel-hotel tersebut berada tidak jauh dari Jamarat. Sehingga jamaah yang akan mengikuti program tanazul tidak perlu berjalan jauh.

Kementerian Haji dan Umrah memastikan bahwa jamaah haji Indonesia disediakan transportasi berupa bus shalawat yang akan mengantar jemput mereka dari hotel ke Masjidil Haram.

Baca Juga:Pegiat Antikorupsi dan Praktisi Keamanan Siber Komentari Wacana War Tiket Haji

Untuk menghindari ppotensi salah hotel, jamaah diminta mencatat nomor hotel yang ditempati.

Setiap hotel akan diberi nomor sesuai sektor yang ditempati ditambah nomor urut hotel. Sebagai contoh, Oriens Hotel diberi nomor 406. Artinya, hotel itu berada di sektor 4 dan nomor urut 6.

Kemudian, Hidaya Tower Hotel diberi nomor 1001. Artinya, hotel tersebut berada di sektor 10 dan nomor urut 1.

Penomoran ini penting, karena terkait dengan rute bus Shalawat untuk mengantar jemput jamaah haji.

Apabila jamaah lupa arah pulang selepas beribadah di Masjidil Haram, bisa langsung menemui petugas penyelenggara ibadah haji yang ada di sekitarnya.

Baca Juga:Antrean Haji 5,7 Juta Orang, Skema 'War Ticket' Jadi Opsi Darurat untuk Kuota Tambahan

Jamaah cukup menyampaikan nomor hotelnya, sehingga petugas bisa mengarahkan jamaah ke terminal bus yang sesuai dengan rute kepulangan menuju hotel.

Di luar 177 hotel tersebut, Kemenhaj juga menyiapkan 5 hotel di Kawasan Syisyah sebagai cadangan. (jpc/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#penginapan jamaah haji #Haji 2026 #jamaah haji indonesia