Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

KONI Sumut Beri Motivasi Atlet Panahan

Deking Sembiring • Kamis, 14 Mei 2026 | 21:01 WIB
PANTAU: Wasping KONI Sumut Novan Efendy Siregar memantau latihan atlet panahan Sumut. (Dok Pribadi)
PANTAU: Wasping KONI Sumut Novan Efendy Siregar memantau latihan atlet panahan Sumut. (Dok Pribadi)

 

MEDAN, SUMUTPOS - KONI Sumatera Utara memberikan motivasi kepada atlet panahan yang tergabung dalam program Program Pembinaan Intensif (PPI). Motivasi tersebut diungkapkan Pengawas dan Pendamping (Wasping) Novan Efendy Siregar saat meninjau latihan dan tes fisik atlet panahan di Komplek Sport Centre Sumut, Jalan Willem Iskandar, Medan, Kamis (14/5/2026).

Novan Siregar mengatakan, peninjuan ini rutin dilakukan untuk melihat perkembangan atlet yang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Ini merupakan arahan langsung oleh Ketua Umum KONI Sumut, Hatunggal Siregar. 

"Seusai dengan arahan Pak Ketua Umum KONI Sumut, semua cabang olahraga yang sudah masuk PPI wajib dipantau dengan rutin. Pak Ketua Umum ingin persiapan tidak main-main," pesan Novan Siregar. 

Novan Siregar turut memberikan arahan kepada atlet panahan. Dia meminta agar para atlet terus meningkatkan kemampuan dengan giat latihan. Sebab persaingan menuju PON tidak akan mudah. 

Baca Juga: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Mentan Amran :  Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

"Tingkatkan kemampuan melalui latihan rutin. Sebab sebelum menuju PON, atlet harus menjalani kualifikasi. Persaingan di kualifikasi tidak akan mudah," ungkapnya. 

Novan Siregar menambahkan, atlet harus berbangga bisa terpilih dalam program PPI ini. Sebab tidak semua orang bisa. "Saya melihat program latihan sudah berjalan dengan baik. Untuk try out juga sudah kita jadwalkan," sebutnya. 

Sedangkan Pelatih Panahan Sumut, Budiono menjelaskan, saat ini ada lima orang atlet panahan yang masuk program PPI. Kelimanya menjalani latihan rutin enam hingga sembilan kali dalam seminggu. 

"Kendalan teknis belum ada. Kendala yang ada hanya masalah perlengkapan. Anak panah mudah rusak karena intensitas latihan yang tinggi," ungkapnya Budiono. 

Baca Juga: Ini Dia Harga TV Advance dan Kelebihannya, Dapatkan Harga Spesial di Blibli

Atlet panahan menjalani latihan di dua tempat, yakni Sport Centre Pancing dan Tebingtinggi. Adapun lima atlet yang masuk PPI yakni, Sostar Andaru Rinaldi, Muhammad Bening Firmansyah, Attar T F Zayadin, Shafaul Qolbi, dan Nafizah Zahra Tanjung. Mereka dibimbing pelatih Budiono dan M Haris. (dek)

Editor : Redaksi
#koni sumut #atlet panahan