Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) resmi memulai persiapan pembangunan kampus terpadu di kawasan seluas 25 Hektare.
Persiapan pembangunan ditandai dengan penekanan tombol sirena oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir MSi saat meresmikan persiapan pembangunan kampus terpadu UMSU di Jalan Dwikora Pasar VI, Desa Saentis, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (21/12).
Turut mendampingi antara lain Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Dr Abdul Mu'ti MPd, Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP, Pj Bupati Deliserdang Ir Wiriya Al Rahman MM, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof Dr Hasyimsyah Nasution MA, Ketua PP Aisyiyah Dr Salmah Orbayinah MKes.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir MSi mengatakan rasa syukurnya atas dimulainya pembangunan kampus terpadu UMSU yang juga akan menjadi arena Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah Tahun 2027.
Menurutnya, dengan semangat yang menumbuhkan kegembiraan juga harus memperlihat tangung jawab. ''Muktamar adalah mata rantai dari pergulatan Muhammadiyah yang memiliki semangat mewujudkan Islam berkemajuan,'' katanya.
Prof Dr KH Haedar Nashir MSi menyampaikan bahwa pembangunan kampus tersebut sangat baik untuk perkembangan pendidikan kedepannya. Selain itu, pembagunan itu juga akan berpengaruh pada peningkatan ekonomi masyarakat.
''Begitu juga ada kampus. Kampus itu kan dampaknya dua, satu langsung mencerdaskan kehidupan bangsa. Jadi, masyarakat dimanapun jangan merasa terancam kalau ada kampus baru karena jangka panjangnya kampus itu mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau bangsa kita tidak maju di pendidikan, kita akan ketinggalan,'' tambahnya.
Dampak kedua adalah terhadap ekonomi masyarakat. Menurutnya, pembangunan setiap kampus juga akan membuat ekonomi di sekitarnya meningkat.
Dalam kesempatan itu, Prof Dr KH Haedar Nashir MSi menekankan ada sejumlah hal yang menjadi bagian penting yang harus menjadi tugas Muhammadiyah dalam menyikapi persoalan keumatan dan kebangsaan. Peran penting itu adalah membebaskan masyarakat dari kondisi ketertinggalan ekonomi, sosial dan penddikan.
''Human Capital Indeks Indonesia tergolong rendah termasuk tingkat kecerdasan (IQ) yang muaranya pada masalah pendidikan dan kesehatan,'' katanya.
Untuk itu, Muhammadiyah dan Aisyiyah harus berikhtiar untuk melakukan perbaikan guna mewujudkan visi Islam Berkemajuan.
Sebelumnya, Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP mengatakan bahwa luas areal kampus terpadu itu sekitar 25 hektare. Di lahan tersebut, nantinya akan dibangun berbagai gedung penunjang kegiatan mahasiswa.
Prof Dr Agussani MAP menyebutkan bahwa di lokasi itu akan dibangun auditorium berkemajuan berkapasitas 6.500 pengunjung dan sport hall walidah untuk mendukung gelaran acara Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiah yang akan dilaksanakan pada 2027 nanti. ''Direncanakan gedung ini akan selesai pada September 2027,'' katanya.
Rektor juga menjelaskan latar belakang sejarah dan proses panjang sebelum menerima secara resmi SK tanah kampus terpadu dari Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil pada tahun 2021.
Turut memberi sambutan Ketua PWM Sumut, Prof Dr Hasymsyah Nasution MA dan Pj Bupati Deliserdang Ir Wiriya Al Rahman MM.
Acara persiapan pembangunan kampus terpadu UMSU dirangkai dengan penyerahan penghargaan oleh PP Muhammadiyah kepada pihak yang banyak memberi kontribusi pada proses penyediaan lahan dan pembangunan kampus terpadu. Penghargaan diserahkan ketua umum PP Muhammadiyah kepada Direktur Kawasan Industri Medan Daly Mulyana dan Awi SH serta keluarga.
Kegiatan persiapan pembangunan kampus terpadu UMSU ditutup dengan penanaman 100 pohon durian secara simbolis untuk menjadi kawasan hijau dan asri.
Turut hadir pada acara itu Wamen Dikdasmen Dr Fajar Rizal Ulhaq MA, unsur PP Muhammadiyah seperti Prof Dadang Khahmad, Dr Saad Ibrahim, Dr Agung Danarto, Dr Agus Taufiqurrohman MKes, Prof Dr Hilman Latif, Ketua PP Aisyiyah Dr Salmah Orbayinah, Noordjannah Djohantini, Rektor UMY Gunawan Budianto hingga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Ir Abdul Haris Lubis MSi. (dmp/ram)