Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

FKG USU dan FKG UiTM Malaysia Perkuat Kerja Sama Internasional Lewat Pengabdian Masyarakat dan Workshop Perawatan Gigi Lansia di Binjai

Redaksi • Senin, 2 Maret 2026 | 17:14 WIB

FKG USU dan FKG UiTM Malaysia ketika menggelar Pengabdian Masyarakat dan Workshop Perawatan Gigi Lansia di Binjai.
FKG USU dan FKG UiTM Malaysia ketika menggelar Pengabdian Masyarakat dan Workshop Perawatan Gigi Lansia di Binjai.

BINJAI - Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU) kembali menunjukkan komitmennya dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui kolaborasi internasional bersama Fakultas Kedokteran Gigi, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.

Kegiatan ini dilaksanakan di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (9/2/2026), dengan mengusung program pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi lanjut usia (lansia) serta workshop peningkatan kapasitas bagi tenaga perawat dan pendamping lansia.

Program ini dirancang sebagai kegiatan terpadu yang tidak hanya memberikan layanan kesehatan langsung kepada para penghuni UPTD, tetapi juga membangun sistem perawatan berkelanjutan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia.

Tim pengabdian yang terdiri atas mahasiswa tingkat akademik, profesi, dan spesialis, serta dosen yang merupakan dokter gigi spesialis dari kedua institusi, melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

Selain itu, diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan rongga mulut, serta tindakan perawatan seperti pembersihan karang gigi (scaling), penambalan, dan pencabutan gigi.

Sejalan dengan pelayanan tersebut, workshop yang digelar secara paralel diikuti para perawat dan tenaga pendamping. Materi yang diberikan mencakup pengetahuan dasar kesehatan gigi lansia, identifikasi dini permasalahan rongga mulut, teknik perawatan dan kebersihan gigi tiruan, hingga pendekatan komunikasi efektif terhadap lansia dengan kondisi kesehatan tertentu.

Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendampingan harian terhadap para lansia secara menyeluruh.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai, Muhammad Riza Fahrozi Nasution, S.H., M.H., yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata dari institusi pendidikan tinggi, baik dalam maupun luar negeri.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena memberikan manfaat langsung kepada para lansia yang menjadi tanggung jawab kami. Tidak hanya meningkatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, para perawat juga memperoleh tambahan pengetahuan yang sangat aplikatif untuk diterapkan dalam tugas sehari-hari,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FKG USU, Dr. drg. Essie Octiara, Sp.KGA., Subsp. Pkoa (K), serta Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UiTM Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Mas Suryalis Ahmad.

Kehadiran pimpinan kedua institusi menandai eratnya hubungan kerja sama akademik antara Indonesia dan Malaysia, khususnya di bidang kedokteran gigi.

Dalam sambutannya, Dekan FKG USU menegaskan bahwa kegiatan PkM merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan secara inovatif dan berdampak luas.

Ia menekankan bahwa integrasi antara pelayanan langsung dan workshop merupakan strategi untuk memastikan keberlanjutan program.

“Pelayanan hari ini mungkin bersifat temporer, tetapi ilmu dan keterampilan yang dibagikan kepada para perawat akan memberikan dampak jangka panjang. Kami berharap setelah kegiatan ini, kualitas perawatan kesehatan gigi dan mulut lansia di UPTD ini semakin meningkat,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UiTM Malaysia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks, termasuk peningkatan populasi lansia di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengalaman, praktik terbaik, serta penguatan jejaring akademik dan profesional.

“Kesehatan gigi dan mulut pada lansia sering kali kurang mendapatkan perhatian khusus, padahal kondisi rongga mulut sangat memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat berbagi keahlian sekaligus belajar dari pengalaman mitra di Indonesia,” ungkapnya.

Antusiasme para lansia dan tenaga pendamping terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Interaksi hangat antara tim pengabdian dan para penghuni UPTD mencerminkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya bersifat klinis, tetapi juga menyentuh aspek empati dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, FKG USU dan Fakultas Kedokteran Gigi UiTM Malaysia berharap dapat terus memperluas kerja sama internasional yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hidup lansia, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial di tingkat lokal dan regional. (rel/tri)

Editor : Redaksi
#FKG USU #FKG UiTM Malaysia #Workshop Perawatan Gigi