Sumutpos.jawapos.com-Tim dosen dan mahasiswa jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Jakarta lll melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Skrinning Anemia dan Pemantauan Gizi untuk Deteksi Dini Kesehatan Remaja di SMP Negeri 35 Kota Bekasi.
Kegiatan yang dimulai sejak Maret 2026 ini dipimpin oleh Ketua Tim Salbiah, S.Pd, M.Kes bersama mahasiswa Jurusan TLM. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan, khususnya terkait status gizi dan pencegahan anemia pada usia sekolah.
Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia akibat kurangnya asupan zat besi dan pola makan yang tidak seimbang.
Dalam pelaksanaannya, tim memberikan penyuluhan kesehatan mengenai gizi seimbang, pentingnya konsumsi makanan bergizi serta bahaya anemia bagi kesehatan dan konsentrasi belajar remaja. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga siswa-siswi dapat memahami informasi kesehatan dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Selain penyuluhan, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui pengukuran tinggi dan berat badan guna mengetahui status gizi peserta. Tim pengabdian turut melakukan pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) sebagai langkah skrining anemia pada remaja. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan anemia sehingga siswa dapat memperoleh edukasi dan tindak lanjut yang tepat.
Ketua Tim PkM Salbiah, S.Pd, M.Kes menyampaikan bahwa deteksi dini anemia pada remaja sangat penting karena dapat memengaruhi kesehatan, daya tahan tubuh hingga prestasi belajar siswa di sekolah. "Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa lebih memahami pentingnya menjaga pola makan sehat, memenuhi kebutuhan zat besi dan rutin memantau kondisi kesehatannya," ujarnya.
Neneng Hasanah, MPd selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMPN 35 Kota Bekasi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program skrining kesehatan remaja sangat bermanfaat bagi siswa dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kontribusi dari tim dosen dan mahasiswa Jurusan TLM. Kegiatan ini memberikan edukasi yang sangat baik bagi siswa, khususnya mengenai pentingnya gizi seimbang dan pencegahan anemia," tuturnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa yang tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan dan edukasi kesehatan. Mahasiswa jurusan TLM juga berperan aktif dalam membantu proses pemeriksaan, pendampingan peserta, serta edukasi kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan sekolah, tim pengabdian masyarakat turut menyerahkan hibah alat kesehatan berupa satu set alat ukur tinggi badan dan timbangan berat badan kepada pihak sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pemantauan status gizi siswa secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta generasi muda yang lebih sehat, aktif dan berprestasi serta memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak usia remaja. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan