Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ngopi Bareng Bersama Warga, Mangatas Silalahi Tekan Pro Ekonomi Kerakyatan

Redaksi Sumutpos.co • Kamis, 14 November 2024 | 12:30 WIB
SERAP ASPIRASI: Mangatas Silalahi saat menyerap aspirasi dan berdiskusi dengan warga Kota Siantar. PRA EVASI/SUMUT POS
SERAP ASPIRASI: Mangatas Silalahi saat menyerap aspirasi dan berdiskusi dengan warga Kota Siantar. PRA EVASI/SUMUT POS

SIANTAR, SUMUTPOS.CO - Masyarakat Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, sepakat untuk mendukung dan memilih Pasangan Calon Wali Kota Siantar nomor 2 Mangatas Silalahi-Ade Sandrawati Purba.

Dukungan itu bergulir saat Mangatas Silalahi ngopi bareng dengan warga di warung Marga Sitorus di Simpang Jalan Parsoburan, Kelurahan Kristen, Rabu (13/11) pagi.

Tampak puluhan warga antusias melihat Mangatas Silalahi langsung nimbrung dan duduk satu meja dengan warga. Terlihat juga sejumlah mantan pejabat Pemko Siantar ada di sana. Seperti Pariaman Silaen mantan Kepala BKD, Kadis Sosial dan terakhir Kepala Satpol PP. Ada juga Midian Sianturi mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Siantar.

Hadir juga Hendrik Sihombing mantan Kepala Kantor Arsip, Perpustakaan, serta pernah Kepala Kantor Satpol PP. Ada juga Wanden Siboro mantan Plt Sekretaris DPRD Kota Siantar dan para mantan pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Pariaman Silaen menceritakan pengalamannya sebagai Kepala OPD Pemko Siantar saat bermitra dengan Mangatas Silalahi yang telah 20 tahun sebagai DPRD Kota Siantar.

"Jujur saya katakan, setiap rapat, Mangatas Silalahi selalu menyampaikan aspirasinya yang berhubungan dengan kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan pribadinya. Dan Mangatas ini orangnya tegas untuk kebutuhan warga. Itu sebabnya, setelah saya pensiun sebagai ASN, saya langsung mendukung Mangatas Silalahi," ujar Pariaman Silaen.

Dari empat pasangan calon, Hendrik Sihombing mengatakan, pasangan nomor 2 inlah yang layak menjadi pemimpin Kota Siantar.
Karena Kota Siantar ini sudah saatnya dipimpim oleh orang yang benar-benar peduli Kota Siantar.

Dalam kesempatan itu, Mangatas Silalahi menyampaikan terimakasih atas dukungan dari masyarakat Kelurahan Kristen.

"Kalau orang mengatakan, kawasan kampung Kristen ini adalah kawasan elit. Dan kampung ini juga tempat tinggal sejumlah pejabat di pemerintahan. Sehingga saya berterimakasih bisa diundang untuk sarapan pagi dan ngopi bersama. Saya percaya akan menang di Kecamatan Siantar Selatan ini ," kata Mangatas disambut tepuk tangan warga.

Di jelaskan Mangatas, sebelum memutuskan maju menjadi Walikota, dirinya terlebih dulu bedoa dan meminta petunjuk kepada Tuhan bahwa pilihannya ikut Pilkada adalah restu dari Sang Kuasa.

"Jadi selama sebulan ini berkampanye mulai pagi sampai malam, puji Tuhan saya dan keluarga beserta tim senantiasa dalam perlindunganNya dan sehat-sehat selalu," kata Mangatas.

Mangatas juga mengharapkan kepada masyarakat Kota Siantar supaya terlebih dulu berdoa sebelum memilih di TPS, dan mudah-mudahan, melalui doa masyarakat Kota Siantar, Mangatas Silalahi-Ade Sandrawati Purba dipilih Tuhan sebagai pemimpin Kota Siantar," pinta Mangatas.

Salah satu poin yang disampaikan Mangatas ketika terpilih, maka seluruh tim pemenangan yang berjumlah lebih dari 3.000 orang tidak akan dibubarkan. Sebab dirinya juga membutuhkan kritik, saran dan masukan supaya selama kepemimpinannya bisa sukses.

"Saya dan Ade Sandrawati Purba juga sudah sepakat kelak terpilih tidak boleh ada Panglima Talam. Sebab panglima talam ini yang merusak hubungan antara Wali kota dan wakilnya dan berdampak pada berlangsungnya pemerintahan.
Jadi tidak ada lagi Panglima Talam yang menekan para OPD. Semua harus berjalan sesuai aturan yang ada," jelas Mangatas. (mag7/han)

Editor : Redaksi
#Mangatas Silalahi