Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Brasil vs Norwegia 1-2: Brace Erling Haaland Hancurkan Mimpi Selecao, Løvene Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Johan Panjaitan • Senin, 6 Juli 2026 | 09:34 WIB
Erling Halland cetak dua gol saat timnya melawan Brazil di babak 16 besar Piala  Dunia 2026. (murianews)
Erling Halland cetak dua gol saat timnya melawan Brazil di babak 16 besar Piala Dunia 2026. (murianews)

 

NEW YORK, Sumutpos.jawapos.com– Kejutan terbesar sejauh ini di Piala Dunia 2026 akhirnya terjadi. Norwegia sukses menumbangkan salah satu kandidat juara, Brasil, dengan skor 2-1 pada babak 16 besar yang berlangsung di MetLife Stadium, New York, Senin (6/7/2026) dini hari WIB.

Sosok yang menjadi pembeda tak lain adalah Erling Braut Haaland. Striker Manchester City itu tampil sebagai mimpi buruk bagi Selecao dengan memborong dua gol pada fase akhir pertandingan, sekaligus mengantarkan Norwegia melangkah ke babak perempat final.

Bagi Brasil, kekalahan ini menjadi akhir yang menyakitkan. Tim besutan Carlo Ancelotti harus mengubur ambisi meraih gelar Piala Dunia keenam setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas sepanjang pertandingan.

Penalti Bruno Guimaraes Terbuang Percuma

Brasil sebenarnya mengawali laga dengan sangat menjanjikan. Mengandalkan kecepatan Vinicius Junior dan pergerakan Matheus Cunha, Selecao langsung menekan pertahanan Norwegia sejak menit-menit awal.

Baca Juga: 3,9 Juta Anak Masih Tak Bersekolah, Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ untuk Jemput ATS

Peluang emas datang pada menit ke-11 ketika Matheus Cunha dijatuhkan Kristoffer Ajer di dalam kotak penalti. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit menunjuk titik putih.

Namun, kesempatan emas itu terbuang sia-sia. Bruno Guimaraes yang dipercaya sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya berhasil ditebak dengan sempurna oleh kiper Ørjan Nyland pada menit ke-13.

Kegagalan penalti tersebut menjadi titik balik jalannya pertandingan. Brasil tetap mendominasi penguasaan bola, tetapi disiplin pertahanan Norwegia membuat setiap serangan Selecao kehilangan ketajamannya. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Haaland Menghukum Kelengahan Brasil

Memasuki babak kedua, Brasil terus meningkatkan intensitas serangan. Carlo Ancelotti bahkan memasukkan Neymar pada menit ke-67 untuk menambah kreativitas di lini depan.

Namun ketika Brasil semakin agresif, Norwegia justru menunjukkan efektivitas yang luar biasa.

Pada menit ke-78, Martin Ødegaard melepaskan umpan terobosan presisi yang membelah lini belakang Brasil. Erling Haaland berhasil lolos dari kawalan Gabriel Magalhaes sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Alisson Becker.

Baca Juga: Amerika Serikat vs Belgia: USMNT Hindari Deja Vu 2014

Gol tersebut mengubah arah pertandingan. Brasil semakin terburu-buru mengejar ketertinggalan, sementara Norwegia dengan sabar menunggu ruang lewat serangan balik.

Strategi itu kembali membuahkan hasil pada menit ke-89. Memanfaatkan kepanikan lini belakang Brasil yang terlalu tinggi meninggalkan posisinya, Haaland kembali muncul di kotak penalti dan menyelesaikan peluang dengan penyelesaian dingin untuk mencetak gol keduanya.

Brace tersebut praktis memastikan kemenangan Norwegia.

Penalti Neymar Tak Mampu Selamatkan Selecao

Drama belum benar-benar usai. Memasuki masa injury time, Neymar dijatuhkan di kotak penalti dan Brasil kembali memperoleh hadiah tendangan penalti pada menit 90+9.

Kali ini Neymar maju sebagai eksekutor dan sukses menaklukkan Ørjan Nyland untuk memperkecil kedudukan menjadi 2-1.

Namun gol itu hanya menjadi hiburan. Tak lama setelah bola kembali bergulir, wasit meniup peluit panjang yang memastikan langkah Brasil terhenti di babak 16 besar.

Rekor Unik Norwegia atas Brasil Terus Berlanjut

Kemenangan ini bukan sekadar tiket menuju perempat final. Norwegia juga mempertahankan rekor yang sangat langka dalam sejarah sepak bola internasional.

Hingga kini, Norwegia tetap menjadi satu-satunya tim nasional senior putra yang belum pernah kalah dari Brasil. Dari lima pertemuan sepanjang sejarah, Løvene kini mengoleksi tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Kekurangan 90 Ribu Guru Agama, Kemenag Petakan Solusi agar Program Tetap Optimal

Hasil tersebut sekaligus mempertegas status Norwegia sebagai salah satu kuda hitam paling berbahaya di Piala Dunia 2026.

Di babak perempat final, pasukan Ståle Solbakken akan menghadapi pemenang laga antara Inggris dan tuan rumah Meksiko. Sementara Brasil harus pulang lebih cepat dengan menyisakan penyesalan atas peluang-peluang yang gagal mereka manfaatkan, termasuk penalti Bruno Guimaraes yang menjadi awal petaka bagi Selecao.(bbs/han)

Editor : Johan Panjaitan
#selecao #brazil #norwegia #piala dunia 2026 #Erling Haaland