Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Rendang hingga Lontong Sayur, Ini Menu Favorit Bupati Langkat Saat Sahur dan Berbuka

Johan Panjaitan • Rabu, 4 Maret 2026 | 17:15 WIB

 Bupati Langkat, Syah Afandin pada sebuah kesempatan. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
Bupati Langkat, Syah Afandin pada sebuah kesempatan. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, Sumutpos.jawapos.com – Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan suasana hangat bagi umat Muslim, tak terkecuali bagi Bupati Syah Afandin. Bagi kepala daerah yang akrab disapa Ondim itu, momen sahur dan berbuka puasa terasa semakin istimewa dengan hidangan sederhana namun penuh cita rasa.

Bupati Langkat tersebut mengaku memiliki beberapa menu favorit yang hampir selalu hadir di meja makan saat Ramadan. Untuk sahur, ia lebih menyukai hidangan rumahan seperti rendang, ikan sambal, ikan asin, dan telur dadar.

“Menu favorit biasanya kalau sahur rendang sama ikan sambal. Ada juga ikan asin dan telur dadar,” ujar Ondim saat ditemui di Stabat, Rabu (4/3/2026).

Sementara itu, saat berbuka puasa, ia kerap menikmati aneka kue tradisional dan lontong sayur, termasuk lontong khas daerah yang sering disebut lontong gelugur. Ia bahkan berseloroh bahwa membicarakan makanan favorit di bulan Ramadan kerap membuatnya merasa lapar.

“Kalau berbuka biasanya ada kue-kue, dan lontong gelugur. Kalau cerita soal makanan begini, jadi lapar juga,” katanya sambil tertawa.

Lebih dari sekadar menu makanan, Ondim menilai momen sahur dan berbuka bersama keluarga menjadi bagian paling berharga selama Ramadan. Ia mengaku kebersamaan dengan istri, anak, dan cucu menghadirkan suasana yang berbeda dibanding hari-hari biasa.

Di rumahnya, terdapat tradisi sederhana namun penuh makna. Setiap anggota keluarga secara bergantian mendapat tanggung jawab menyiapkan hidangan berbuka puasa.

“Kalau di rumah biasanya bergiliran. Anak-anak ikut bertanggung jawab menyiapkan menu berbuka,” ujarnya.

Meski demikian, sebagai kepala daerah, kesibukan menghadiri berbagai kegiatan dan undangan membuatnya tidak selalu bisa berbuka di rumah setiap hari. Namun ketika memiliki waktu luang bersama keluarga, ia berusaha menikmati momen tersebut sebaik mungkin.

Menurut Ondim, Ramadan menghadirkan nuansa spiritual yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Bulan penuh berkah ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan keluarga sekaligus meningkatkan ibadah.

Selain itu, Ramadan juga menjadi waktu baginya untuk berbagi dengan masyarakat, terutama di kampung halamannya di Pangkalan Brandan dan Teluk Aru. Tradisi berbagi kepada tetangga dan masyarakat sekitar, menurutnya, menjadi bagian penting dari nilai kebersamaan di bulan suci.

Ia berharap Ramadan tahun ini dapat dilalui dengan lancar dan menjadi momentum memperbaiki kualitas ibadah serta memperkuat solidaritas sosial.

Ondim juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar dirinya diberi kekuatan dalam menjalankan amanah memimpin Langkat, terutama setelah daerah tersebut sempat dilanda banjir yang merendam belasan kecamatan.

Ia turut mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya Gubernur Bobby Nasution, yang dinilai telah memberikan dukungan terhadap penanganan berbagai persoalan di Langkat, termasuk pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.

“Pada akhirnya, kami berharap Langkat bisa terus bangkit, tertib dalam administrasi, dan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” tutup Ondim.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
#berbuka puasa #menu favorit #ramadan