TEBING TINGGI, sumutpos.jawapos.com – Semangat kepedulian sosial mewarnai bulan suci Ramadan di Kota Tebing Tinggi. Pengurus Karang Taruna Kota Tebing Tinggi menggelar kegiatan santunan anak yatim yang dirangkai dengan buka puasa bersama, Senin (16/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Sosial, Jalan Gunung Lauser, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, ini dihadiri berbagai unsur, termasuk Camat Tebing Tinggi Kota, Henci Siregar, perwakilan Dinas Sosial, serta para pengurus dan tokoh masyarakat dari lima kecamatan.
Sebanyak 50 anak yatim dari lima kecamatan menerima santunan dalam kegiatan tersebut. Masing-masing kecamatan mengirimkan 10 anak sebagai bagian dari upaya pemerataan manfaat dan kebersamaan.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Kesiapan Avtur untuk Mudik Ramadan dan Idulfitri 2026
Ketua Panitia, Azannuari Purba, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dan pemuda.
“Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan para donatur, infak masyarakat, serta kontribusi pengurus Karang Taruna, termasuk para demisioner,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Tebing Tinggi, Jatmiko, menegaskan bahwa santunan anak yatim dan buka puasa bersama merupakan agenda rutin setiap Ramadan yang terus dijaga sebagai tradisi organisasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Camat Henci Siregar dalam kegiatan tersebut, sekaligus membuka ruang kolaborasi ke depan.
“Kami berharap Karang Taruna dapat terus bersinergi dengan pihak kecamatan dalam mendukung berbagai program pemerintah,” katanya.
Dalam sambutannya, Henci Siregar mengungkapkan bahwa dirinya tengah menjalankan program 100 hari kerja dengan memperkuat koordinasi lintas sektor. Hingga kini, ia telah melakukan audiensi ke puluhan instansi, mulai dari kejaksaan, TNI-Polri, tokoh agama hingga perbankan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Menag Tak Setuju Boikot Produk Pro-Israel, Pernyataannya Picu Perdebatan Warganet
Lebih lanjut, Henci juga mengajak Karang Taruna untuk terlibat aktif dalam program kebersihan lingkungan, salah satunya melalui inisiatif “LIBAS” (Lingkungan Bersih dari Sampah).
“Kolaborasi ini penting, terutama dalam kegiatan gotong royong dan penanganan persoalan sampah yang saat ini menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Sudarman, yang mengajak seluruh hadirin untuk memperbanyak sholawat dan memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah aktivitas sehari-hari.
Suasana khidmat kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, menandai komitmen bersama untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.(mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan