BINJAI, SUMUTPOS.CO - Bentrokan dua kelompok yang diduga masyarakat dengan terduga geng motor terjadi di Jalan Soekarno-Hatta KM 19,5 Binjai, Minggu (2/6/2024) dini hari. Buntut bentrokan ini, satu orang berinisial YS (25), dilarikan ke Rumah Sakit Latersia karena mengalami luka-luka.
Informasi dihimpun, bentrokan terjadi bermula dari terduga kelompok geng motor melintas dari arah Medan menuju Binjai, di Jalan Soekarno-Hatta. Saat terduga kelompok geng motor melintas, mereka melihat 5 kendaraan dari arah sebaliknya, Binjai menuju Medan.
Melihat ini, terduga kelompok geng motor putar arah mengejar kelompok tersebut. Setelah putar arah, pengunjung cafe di lokasi kejadian yang tengah menonton pertandingan final Liga Champions, berteriak geng motor.
Hal tersebut mengundang perhatian pengunjung lain dan langsung berdiri melihat ke arah Jalan Soekarno-Hatta Binjai. Diduga teriakan yang dilakukan masyarakat tidak diterima kelompok geng motor hingga terjadi aksi pelemparan.
Sontak hal tersebut membuat dari kelompok masyarakat atau pengunjung kafe juga membalasnya dengan lemparan. Bahkan akibat peristiwa ini, pengendara yang melintas dari arah Binjai menuju Medan, menghentikan laju kendaraannya.
Mereka menonton langsung bentrokan yang terjadi dengan rentang waktu sekitar 10 sampai 15 menit. Bentrokan terjadi tidak jauh dari Markas Pasukan Brimob I.
Singkat cerita, pasukan elit kepolisian ini disebut-sebut turun ke lokasi kejadian untuk menghentikan bentrokan terjadi. Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta sudah mengetahui adanya informasi bentrokan tersebut.
"Ada memang yang sudah diamankan pada pagi harinya setelah bentrokan. Saat ini masih dalam pemeriksaan," kata dia, Senin (3/6/2024).
Zuhatta juga mengakui adanya korban, buntut dari bentrokan tersebut. "Korban sudah tidak di rumah sakit, tidak ada yang tewas," kata dia.
Disoal bentrokan tersebut terjadi dari kelompok mana, dia menyebut, pihaknya masih melakukan pendalaman. "Saat ini sedang diperiksa, nanti informasi lebih lanjut akan kami sampaikan," tukasnya.
YS warga Kecamatan Sunggal, Deliserdang, dilarikan ke rumah sakit karena menjadi korban dalam bentrok antara terduga geng motor dengan kelompok masyarakat masyarakat. Korban sempat menjalani perawatan medis di kamar 303 pada lantai 3 RS Latersia.
YS mengalami luka di kepala dan wajahnya. Pada kepalanya, luka 11 jahitan, sementara pelipis mata kiri korban mendapat 8 jahitan. (ted/han)
Editor : Redaksi