Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Efisien dan Transparan, Wali Kota Tebingtinggi Minta OPD Bekerja Optimal

Johan Panjaitan • Jumat, 27 Juni 2025 | 20:20 WIB
PIMPIN: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih ketika memimpin rapat High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). foto: ISTIMEWA/SUMUT POS
PIMPIN: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih ketika memimpin rapat High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). foto: ISTIMEWA/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, Sumutpos.Jawapos.com-Untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih efisien dan transparan, Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengoptimalkan implementasi percepatan dan peningkatan kualitas Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Hal tersebut disampaikan saat memimpin rapat High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis (26/6).

Berkaitan dengan hal itu, Iman Irdian Saragih mengatakan akan menggelar rapat HLM TP2DD secara berkala disetiap bulan. "Bahkan bila memungkinkan, kita gelar rapat HLM TP2DD ini seminggu sekali,” katanya.

Lebih lanjut, Iman Irdian meminta Kepala OPD pengelola pendapatan pajak dan retribusi daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, untuk meningkatkan literasi masyarakat terkait pembayaran pajak secara non-tunai.

"Kami menekankan pentingnya peran aktif masing-masing pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam memanfaatkan media sosial untuk sosialisasi, dengan laporan hasilnya disampaikan kepada Sekretariat TP2DD," harap Iman Irdian.

Kepada OPD pengelola retribusi, Iman Irdian secara spesifik meminta agar optimal dalam mencapai target peta jalan ETPD. Ini mencakup pemungutan retribusi secara digital melalui kanal yang sudah tersedia, dengan peningkatan baik dari segi kuantitas maupun kualitas transaksi.

Iman Irdian juga menyoroti peran penting perbankan, khususnya kepada Bank Sumut dalam upaya mendukung percepatan dan peningkatan kualitas ETPD ini.

"Kepada PT Bank Sumut, kami berharap agar lebih aktif memfasilitasi penyediaan layanan pemungutan pajak dan retribusi, diantaranya penyediaan aplikasi QRIS Dinamis dan aplikasi New E-STS," tegasnya.

Sementara kepada Sekretariat TP2DD, Iman Irdian kembali berpesan untuk proaktif mengoordinasikan dengan pihak terkait jika terdapat kendala dalam implementasi ETPD.

"Perlunya pemanfaatan kemajuan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Tujuannya agar wajib pajak dan retribusi dapat diarahkan secara otomatis untuk melakukan pembayaran melalui kanal digital yang telah disiapkan," ujar Iman Irdian.

Penerapan ETPD ini, imbuh Iman Irdian, akan dilakukan penilaian oleh pemerintah pusat, dan bagi daerah yang berprestasi akan mendapatkan tambahan dana insentif fiskal.

Oleh karena itu, Wali Kota Iman Iman Irdian berharap dukungan dari semua pihak untuk mencapai target ini dan membawa dampak positif bagi daerah.

Sebelumnya pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPD) Sri Imbang Jaya Putra, selaku Sekretaris TP2DD, memaparkan evaluasi kinerja TP2DD Kota Tebingtinggi. Dia menyebutkan bahwa pada tahun 2022 dan 2023, Kota Tebingtinggi meraih penghargaan TP2DD Kota Terbaik I Wilayah Sumatera. Namun, pada tahun 2024, peringkat kota turun menjadi ke-7.

"Hal ini disebabkan beberapa faktor, antara lain turunnya skor aspek proses, output, dan outcome, kesalahan dalam penginputan pelaporan yang mengakibatkan penurunan penilaian yang signifikan, serta kurangnya kegiatan literasi masyarakat terkait penggunaan digital dalam pembayaran pajak dan retribusi," terang Sri Imbang Jaya Putra.

Sri Imbang juga menjelaskan, bahwa penilaian Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) menjadi komponen penting dalam pemberian insentif fiskal oleh pemerintah pusat.

"Daerah dengan skor penilaian P2DD yang tinggi berpotensi mendapatkan alokasi insentif lebih besar karena dinilai efisien, transparan, dan progresif dalam pengelolaan keuangan," pungkasnya. (ian/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Wali Kota Tebingtinggi #opd #ETPD #implementasi