Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Petani Lingkar Tambang PT DPM Ikuti Pelatihan Budidaya Durian dan Terima Bibit Varietas Unggul

Johan Panjaitan • Senin, 15 September 2025 | 14:20 WIB

buria

BIBIT DURIAN: PT DPM serahkan bibit durian varietas unggul kepada petani dilingkar tambang saat pelatihan budidaya durian, Senin (15/9/2025).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
BIBIT DURIAN: PT DPM serahkan bibit durian varietas unggul kepada petani dilingkar tambang saat pelatihan budidaya durian, Senin (15/9/2025).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI,Sumutpos.jawapos.com-Dalam upaya mendukung peningkatan kapasitas petani dan penguatan ekonomi lokal, para petani di wilayah lingkar tambang PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) mengikuti pelatihan budidaya durian dan menerima bantuan bibit durian varietas unggul jenis montong, Senin (15/9/2025).

Pelatihan yang digelar di Mess Tapongan milik PT DPM di Desa Polling Anak-Anak, Kecamatan Silima Pungga-Pungga ini merupakan hasil kolaborasi antara PT DPM dan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi. Kegiatan ini diikuti petani dari Desa Polling Anak-Anak, Desa Longkotan, dan Kelurahan Parongil.

Pelatihan Teknis dan Berbagi Pengalaman Petani

Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Rospera Siburian, menjadi narasumber dalam pelatihan tersebut. Ia memaparkan metode budidaya, teknik perawatan tanaman durian, hingga penanganan hama dan penyakit yang sering menyerang durian.

“Banyak petani yang selama ini mengeluhkan durian mereka tidak berbuah maksimal. Melalui pelatihan ini, kita berikan penjelasan teknis agar produktivitas durian bisa meningkat,” ujar Rospera.

Dalam sesi diskusi, para petani juga saling berbagi pengalaman. Halomoan Tobing, petani dari Desa Longkotan, menyampaikan bahwa dirinya sudah mulai membudidayakan durian montong karena memiliki nilai jual lebih tinggi dan ketahanan bunga saat musim kemarau.

Sementara itu, Mafdin Silaen, petani durian lokal, mengeluhkan pohon-pohon duriannya yang terserang penyakit hingga banyak yang mati.

“Kami mohon perhatian pemerintah untuk meneliti penyakit ini. Terima kasih kepada PT DPM atas pelatihan ini. Kami siap mengembangkan bibit durian unggul yang diberikan,” ungkap Mafdin.

Kepala Desa Polling Anak-Anak, Binton Panjaitan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT DPM yang konsisten memberikan pelatihan kepada petani, termasuk sebelumnya untuk komoditas kopi robusta dan kakao.

Senada, Camat Silima Pungga-Pungga, Edwin Goncang Nababan, menilai kegiatan ini sangat penting untuk menghilangkan persepsi negatif terhadap perusahaan tambang.

“Ini bukti bahwa PT DPM peduli pada pertanian. Pelatihan ini bisa mengangkat ekonomi masyarakat dan menepis anggapan negatif bahwa perusahaan hanya merusak lingkungan,” ujarnya.

Durian Lokal Tetap Harus Dilestarikan

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi, Robot Simanullang, menegaskan bahwa meskipun durian montong menguntungkan secara ekonomi, durian lokal tetap harus dilestarikan.

“Durian lokal kita punya aroma dan rasa khas yang tidak kalah saing. Jadi, selain menanam montong, petani juga jangan lupakan durian lokal kita,” tegas Robot.

Ia berharap peserta pelatihan benar-benar mengimplementasikan ilmu yang didapat, bukan hanya datang sebagai formalitas.


Mewakili manajemen, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT DPM, Rinto, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan keterampilan masyarakat sekitar tambang.

“Kami bekerjasama dengan Dinas Pertanian untuk menghadirkan pelatihan ini. Harapannya, petani punya daya saing dan ekonomi masyarakat meningkat,” ujar Rinto.

Sementara itu, Senior Supervisor CSR PT DPM, Budianto Situmorang, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

“Durian adalah salah satu komoditas unggulan selain kopi dan kakao di Kecamatan Silima Pungga-Pungga. Kami juga akan melakukan monitoring terhadap bibit yang diserahkan bersama PPL,” jelas Budianto.

Ia berharap pelatihan ini tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui komoditas durian yang memiliki potensi pasar besar.(rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#durian #pelatihan #PT DPM #varietas unggul