Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Perkuat Gerakan PAUD dan Tingkatkan APS, Bunda PAUD Labuhanbatu Kunjungi BPMP Sumut

Johan Panjaitan • Rabu, 8 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Bunda PAUD Labuhanbatu melakukan kunjungan resmi ke Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara (FAJAR/SUMUT POS)
Bunda PAUD Labuhanbatu melakukan kunjungan resmi ke Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara (FAJAR/SUMUT POS)

LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com-Dalam upaya memperkuat Gerakan Bunda PAUD dan meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bupati Labuhanbatu yang juga Bunda PAUD Labuhanbatu, Maya Hasmita, melakukan kunjungan resmi ke Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara, Selasa (7/10/2025).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala BPMP Provinsi Sumatera Utara, Tajuddin Idris, bersama jajaran. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Bunda Maya dalam membangun generasi emas Labuhanbatu melalui penguatan sistem pendidikan anak usia dini.

“Kami menyadari pentingnya peran PAUD dalam membentuk fondasi karakter dan kecerdasan anak sejak dini. Karena itu, kami berkomitmen untuk meningkatkan APS PAUD di Labuhanbatu melalui kolaborasi erat dengan BPMP dan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Bupati Maya Hasmita.

Dalam arahannya, Bunda Maya menegaskan bahwa Bunda PAUD merupakan sahabat anak sekaligus motor penggerak suksesnya wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun pra-sekolah. Ia menekankan pentingnya menanamkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat agar lahir generasi cerdas, berkarakter, dan bersinar di Labuhanbatu.

“Bunda PAUD harus hadir, aktif, dan menjadi inspirasi dalam setiap langkah pendidikan anak usia dini,” tegasnya.

Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun

Bunda Maya menjelaskan, kebijakan wajib belajar 13 tahun yang kini mencakup PAUD/TK hingga pendidikan dasar merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin akses pendidikan berkualitas sejak prasekolah hingga menengah.

Tahun 2025, Pemkab Labuhanbatu menargetkan seluruh anak usia dini mendapatkan layanan PAUD berkualitas, sejalan dengan tema “Wajib Belajar 13 Tahun Menuju PAUD Bermutu.”

Untuk mendukung hal itu, Bunda PAUD Labuhanbatu telah menyiapkan berbagai langkah strategis, di antaranya:

1. Sosialisasi wajib belajar 13 tahun kepada masyarakat.

2. Pendampingan transisi pendidikan dari PAUD ke SD yang menyenangkan.

3. Peningkatan akses PAUD inklusi, terutama di desa dan daerah tertinggal.

Pemberian perhatian khusus kepada anak berkebutuhan khusus usia dini, agar memperoleh kesempatan belajar yang setara.

“Kami ingin semua anak, tanpa terkecuali, mendapatkan hak belajar yang layak dan menyenangkan,” ujar Bunda Maya.

Kepala BPMP Sumatera Utara, Tajuddin Idris, mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam mendukung program Merdeka Belajar, khususnya Gerakan Transisi PAUD ke SD.

“Labuhanbatu termasuk daerah yang sangat serius membangun pendidikan anak usia dini. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar menjadi contoh bagi kabupaten lain,” kata Tajuddin.

Dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah strategi teknis peningkatan APS PAUD, termasuk pemetaan wilayah dengan partisipasi rendah, penguatan satuan PAUD, serta pelibatan aktif masyarakat dan tokoh lokal melalui peran Bunda PAUD hingga tingkat desa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, Kabag Protokoler Darnita Magdalena Sinaga, Pokja PAUD Mastika Deli Hasibuan, Katim PAUD Azizah Siregar, Kasubag Umum BPMP Bastian, Diskominfo Labuhanbatu, serta undangan lainnya.(fdh/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Bunda PAUD #APS #BPMP #wajib belajar 13 tahun #paud