Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kominfo Sumut Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber di Seluruh Kabupaten/Kota

Juli Rambe • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 17:30 WIB
Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara, Rismawati Simanjuntak. (Dok: istimewa)
Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara, Rismawati Simanjuntak. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara, Rismawati Simanjuntak, mengatakan bahwa transformasi digital yang tengah berlangsung di Sumut perlu diimbangi dengan penguatan sistem keamanan siber.

Menurutnya, kemajuan teknologi informasi yang pesat membawa konsekuensi meningkatnya risiko keamanan di ruang digital.

"Transformasi digital akan meningkatkan risiko keamanan. Oleh karena itu, hal ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya dalam aspek pertahanan dan keamanan di ruang siber,” ujar Rismawati saat memberikan keterangannya di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (9/10/2025).

Ia menjelaskan, ruang siber kini menjadi bagian penting dari pertahanan dan keamanan daerah. Untuk itu, Pemprov Sumut telah membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sumut sebagai langkah konkret dalam memperkuat pertahanan siber, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di seluruh kabupaten dan kota.

“Melalui program ini, kami memastikan setiap daerah memiliki kesiapan dalam menghadapi insiden siber. Baru-baru ini, kami juga mendapat apresiasi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) karena Sumatera Utara berhasil mencapai pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber 100 persen di seluruh wilayah kabupaten/kota,” jelasnya.

Rismawati menuturkan, tim tanggap insiden siber berperan penting dalam melakukan monitoring dan pemantauan terhadap sistem elektronik, aplikasi, serta situs web yang berada di lingkungan pemerintah daerah.

“Jika terjadi insiden siber, langkah pertama yang kami lakukan adalah melokalisir kejadian, menelusuri penyebabnya, melakukan penanggulangan, kemudian pemulihan, serta menetapkan langkah strategis untuk mencegah insiden serupa agar tidak terulang,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Gubernur Sumatera Utara juga telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh bupati dan wali kota untuk mendukung pembentukan dan penguatan tim tanggap insiden siber di daerah masing-masing.

“Dengan adanya dukungan penuh dari seluruh pemerintah daerah, sistem keamanan siber di Sumatera Utara akan semakin kuat. Hal ini diharapkan dapat menopang keberhasilan transformasi digital secara menyeluruh,” pungkas Rismawati. (rel/san/ram)

Editor : Juli Rambe
#Kominfo Sumut #serangan siber