Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ricky Anthony Hadir Pulihkan Trauma Korban Penganiayaan di Langkat

Johan Panjaitan • Senin, 3 November 2025 | 10:25 WIB
Utusan Ricky Anthony dari Tim Brigade KOMBAT saat bertemu dengan pelajar korban penganiayaan di Langkat. (Istimewa/Sumut Pos)
Utusan Ricky Anthony dari Tim Brigade KOMBAT saat bertemu dengan pelajar korban penganiayaan di Langkat. (Istimewa/Sumut Pos)

STABAT, Sumutpos.jawapos.com-Kehadiran Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ricky Anthony, membawa angin segar bagi keluarga pelajar korban penganiayaan di Tanjungpura, Kabupaten Langkat. Dukungan moril yang ia berikan melalui Tim Brigade KOMBAT menjadi penyemangat bagi korban, Nazril Ilham alias Aril, untuk bangkit dari rasa takut dan trauma yang sempat menghantui.

Aril mulai memulihkan diri setelah perwakilan Ricky Anthony menyambangi kediamannya di Desa Cempa, Kecamatan Hinai, akhir pekan lalu. Sang ibu, Afrina, mengaku lega dan berterima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh legislator muda tersebut.

“Terima kasih Pak Ricky Anthony atas kunjungan, rangkulan, dan semangat yang Bapak berikan. Semoga itu bisa menghilangkan rasa takut dan trauma anak saya,” ujar Afrina haru.

“Kami hanya ingin Aril bisa kembali bersekolah tanpa rasa takut,” tambahnya.

Bagi keluarga, kehadiran tim yang dikirim Ricky bukan sekadar kunjungan simbolis, melainkan bentuk nyata perhatian yang memulihkan semangat korban. Afrina bahkan turut mendoakan agar Ricky Anthony selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam setiap urusannya.

Menanggapi hal itu, Ricky Anthony menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan 100 kader Brigade KOMBAT untuk memastikan korban mendapat perlindungan dan rasa aman.

“Kami tidak ingin peristiwa serupa terulang lagi. Tim kami siap memberi dukungan moril dan perlindungan jika ada indikasi intimidasi,” tegas Ricky Anthony, Senin (3/11/2025).

Pihaknya juga meninggalkan nomor kontak pengaduan agar keluarga korban bisa segera melapor jika muncul ancaman atau tekanan dari pihak lain.

“Jika ada intimidasi, Tim Brigade KOMBAT akan segera turun ke lokasi dengan kekuatan minimal 100 orang,” ujarnya menegaskan.

Selain dukungan moril, Ricky Anthony turut memberikan bantuan materil dan biaya pengobatan bagi korban sebagai bentuk kepedulian sosial. Ia menegaskan, tidak boleh ada ruang bagi praktik **bullying dan kekerasan** di lingkungan pendidikan.

“Tak ada tempat bagi pelaku bullying di sekolah. Siapa pun yang berani, pasti berurusan dengan hukum. Mari kita dorong kegiatan positif di kalangan pelajar agar bermanfaat bagi lingkungan,” tandasnya.

Langkah Ricky Anthony ini mendapat apresiasi luas dari warga setempat, yang menilai kehadirannya bukan hanya membawa empati, tetapi juga memberi rasa aman bagi korban dan keluarganya.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pelajar #korban penganiayaan #Tanjungpura #sumatera utara #wakil ketua dprd