Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

1.006 Rumah Korban Banjir dan Longsor di Sumut segera di Bangun, Prioritaskan Rumah yang Hilang

Johan Panjaitan • Minggu, 21 Desember 2025 | 12:40 WIB
Gubsu Bobby Afif Nasution bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta jajaran OPD beserta pihak  Kepolisian, meninjau lokasi yang terdampak bencana banjir bandang di desa Garoga.
Gubsu Bobby Afif Nasution bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta jajaran OPD beserta pihak Kepolisian, meninjau lokasi yang terdampak bencana banjir bandang di desa Garoga.

TAPSEL, Sumutpos.jawapos.com-Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan pemerintah akan segera membangun 1.006 unit rumah bagi korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumut.

Pembangunan hunian tersebut akan dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.

Program pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana ini dibagi ke dalam tiga kategori, yakni rumah rusak ringan, rusak berat, dan rumah hilang. Pemerintah menegaskan akan memprioritaskan korban yang rumahnya hilang sepenuhnya akibat bencana.

“Kita sudah mengkategorikan rumah rusak berat, ringan, dan ada yang rumahnya hilang. Yang hilang ini rumahnya sudah menjadi aliran sungai. Kondisi seperti ini yang kita prioritaskan untuk mendapatkan hunian tetap pada tahap awal,” ujar Bobby Nasution usai meninjau pembangunan Jembatan Aek Garoga dan Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (20/12/2025).

Bobby menjelaskan, tahap awal pembangunan hunian bagi warga terdampak ditargetkan selesai pada awal tahun 2026, sehingga masyarakat yang saat ini masih mengungsi dapat segera menempati rumah tetap. Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan untuk rumah dengan kategori rusak berat dan rusak ringan.

“Lahan akan kita cek di setiap kabupaten. Pembangunan akan segera dimulai agar di awal tahun depan masyarakat sudah bisa pindah ke hunian tetap,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan untuk pembangunan rumah bagi korban banjir dan longsor. Lokasi yang disiapkan berada di Desa Hapesong, dengan luas sekitar 5 hektare.

Di lokasi tersebut direncanakan akan dibangun 227 unit rumah bagi warga terdampak bencana di Tapanuli Selatan.

“Kita mengajukan 227 rumah dan akan dibangun di Desa Hapesong, lahan PTPN seluas lima hektare. Kita berharap ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Gus Irawan.

Sebelumnya, Gubernur Sumut juga telah meninjau lokasi rencana pembangunan hunian korban banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, salah satunya di lahan Asrama Haji Kecamatan Pinangsori. Selanjutnya, Bobby Nasution dijadwalkan meninjau lokasi pembangunan hunian bagi korban banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk memastikan penanganan pascabencana tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga berorientasi pada pemulihan jangka panjang dan kepastian tempat tinggal layak bagi masyarakat terdampak.(san/han)

Editor : Johan Panjaitan
#longsor #rumah #banjir #bobby nasution