MEDAN, SUMUT POS- Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatera Utara, Haposan Siallagan, akan melakukan evaluasi terhadap moda transportasi darat pada pelaksanaan arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026. Secara umum, ia menilai transportasi tahun ini berjalan cukup baik, meskipun masih terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan.
Haposan mengungkapkan bahwa arus balik Lebaran tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, khususnya pada mobilitas masyarakat menuju destinasi wisata. Ia menilai lonjakan tersebut menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata di Sumatera Utara.
“Kalau kita lihat, arus balik tahun ini memang mengalami peningkatan, terutama ke daerah-daerah tujuan wisata. Ini menunjukkan tren yang sangat baik,” ujar Haposan saat memberikan keterangannya kepada Sumut Pos, Senin (30/3/2026).
Ia menyebut sejumlah destinasi unggulan seperti Samosir, Danau Toba, dan Berastagi mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan. Bahkan, menurutnya, lonjakan wisatawan yang terjadi selama periode libur Lebaran tergolong luar biasa dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
“Kunjungan ke daerah wisata seperti Samosir, Danau Toba, hingga Berastagi itu luar biasa. Ini tentu berdampak langsung pada peningkatan ekonomi lokal,” katanya.
Meski demikian, Haposan juga menyoroti beberapa aspek yang perlu dibenahi, salah satunya terkait program mudik gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi Sumatera Utara maupun pihak swasta. Ia menilai mekanisme pelaksanaan program tersebut masih perlu dievaluasi agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, ia juga menyinggung adanya insiden penumpang yang tertinggal saat arus balik. Kasus tersebut terjadi karena penumpang beristirahat dan tidak menyadari bus yang mereka tumpangi telah berangkat kembali.
“Ada kejadian penumpang tertinggal karena mereka istirahat dan tidak melihat busnya sudah jalan. Ini menjadi catatan penting agar ke depan mekanisme pengawasan dan koordinasi bisa lebih diperketat,” jelasnya.
Dalam hal ini, Organda berkomitmen untuk memberikan masukan kepada pemerintah guna meningkatkan dan membantu kualitas pelayanan transportasi. Haposan menyebut pihaknya akan segera melakukan diskusi bersama Dinas Perhubungan untuk merumuskan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.
“Organda akan terus memberikan masukan kepada pemerintah. Kita juga akan berdiskusi dengan Dinas Perhubungan agar pelayanan ke depan bisa lebih baik lagi,” tegasnya.
Sementara itu, untuk pelayanan angkutan reguler selama periode mudik dan arus balik Lebaran tahun ini, Haposan menilai masih berjalan cukup baik. Namun demikian, ia tetap mengimbau para pengusaha angkutan untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar dapat memberikan kenyamanan maksimal kepada masyarakat.
“Secara umum pelayanan angkutan reguler sudah cukup baik. Tapi kami tetap mengimbau kepada para pengusaha angkutan agar terus meningkatkan pelayanan, sehingga ke depan tidak ada lagi keluhan dari masyarakat,” pungkasnya.(san/ram)
Editor : Juli Rambe