TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com– Dini hari yang semestinya sunyi berubah mencekam di kawasan Tebing Tinggi. Kobaran api melahap deretan rumah semi permanen di Jalan Thamrin, Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, tepat di depan kantor camat, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Api diduga bermula dari ledakan tabung gas LPG 3 kilogram. Warga sekitar mengaku sempat mendengar dentuman keras sebelum si jago merah dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya.
“Kami dengar suara ledakan, tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujar Nur Hikma (43), Kepala Lingkungan V yang berada di lokasi saat kejadian.
Baca Juga: Arsenal Menjauh, Hantam Fulham 3-0 dan Unggul Enam Poin dari Manchester City
Kondisi permukiman yang padat serta material bangunan yang didominasi kayu membuat api dengan cepat meluas. Sedikitnya tiga rumah semi permanen dari empat unit bangunan hangus terbakar, termasuk satu kios milik warga.
Ironisnya, saat peristiwa terjadi, para pemilik rumah tidak berada di tempat. Diana Tambunan (46), Mery, serta Diana (33) diketahui sedang berada di luar rumah, sehingga tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka.
Salah satu korban, Sukardi (48), pedagang bakso, hanya bisa pasrah melihat usahanya luluh lantak. Ia mengaku mendapat kabar kebakaran saat berada di rumah.
“Sampai di sini, sebagian barang sudah dikeluarkan warga, tapi sisanya habis terbakar,” katanya dengan nada getir.
Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat. Sebanyak lima unit armada dikerahkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam, dengan petugas berjibaku mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 04.20 WIB, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Baca Juga: Tarif Pendorong Kursi Roda Berpotensi Melonjak Jelang Puncak Haji, Bisa Tembus 600 Riyal
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, satu unit sepeda motor ikut hangus terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, mengingat rumah, kios, serta barang dagangan warga ikut dilalap api.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara warga sekitar mulai berbenah dari sisa-sisa puing, mencoba bangkit dari musibah yang datang tanpa peringatan.(mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan