Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Langkat Rayakan May Day dengan Pesan Persatuan dan Kolaborasi

Johan Panjaitan • Senin, 4 Mei 2026 | 10:29 WIB

Sekda Langkat, Amril saat melepas jalan santai buruh dalam kesempatan mayday di Stabat. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
Sekda Langkat, Amril saat melepas jalan santai buruh dalam kesempatan mayday di Stabat. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

 

STABAT, Sumutpos.jawapos.com- Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Langkat berlangsung dalam suasana yang hangat, penuh kebersamaan, dan jauh dari riak konflik. Di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat, Minggu (3/5/2026), ratusan buruh dari berbagai sektor berbaur dengan pemerintah daerah dalam kegiatan gerak jalan santai yang meriah namun sarat makna.

Sekretaris Daerah Langkat, Amril, secara resmi melepas para peserta yang tampak antusias mengikuti kegiatan. Lebih dari sekadar aktivitas olahraga, momentum ini menjadi ruang temu yang mempererat hubungan antara pekerja, pemerintah, dan kalangan pengusaha.

“Peringatan ini bukan hanya ajang hiburan. Ini adalah bentuk penghormatan kepada para pekerja sekaligus wadah untuk menyuarakan aspirasi secara konstruktif,” ujar Amril. Ia menegaskan bahwa serikat pekerja memiliki posisi yang sejajar dengan organisasi lainnya dalam membangun kehidupan sosial dan ekonomi yang lebih baik di Langkat.

Baca Juga: Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok, Transaksi Lintas Negara Melonjak 137 Persen

Nuansa kepedulian juga terasa kuat dalam peringatan tersebut. Pemerintah Kabupaten Langkat bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp42 juta kepada lima ahli waris anggota serikat buruh. Selain itu, 350 paket sembako disalurkan kepada lansia dan anak yatim sebagai bentuk solidaritas sosial.

Simbol kebersamaan semakin terasa melalui prosesi pemotongan tumpeng, yang menjadi penanda rasa syukur sekaligus harapan akan hubungan industrial yang semakin harmonis. Kemeriahan acara pun bertambah dengan berbagai hadiah lucky draw, mulai dari sepeda listrik sebagai hadiah utama hingga beragam perlengkapan rumah tangga.

Ketua panitia, Faisal Siregar, menilai kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan langkah konkret menjaga solidaritas sekaligus stabilitas daerah. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif menjadi faktor penting dalam menarik investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan buruh.

Pandangan serupa disampaikan Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ratih Puspita Sari. Ia menekankan pentingnya kolaborasi tripartit sebagai fondasi hubungan industrial yang sehat.

“Pekerja, pengusaha, dan pemerintah bukanlah pihak yang saling berhadapan, melainkan mitra strategis yang saling membutuhkan,” ujarnya.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
#may day #buruh #pemkab